Day: October 4, 2015

Gimana Cara Belajar Kamu di Kelas?

Semester ini aku mulai ngajar mahasiswa lagi di kelas bahasa Inggris. Sebenarnya, ngajar mahasiswa bukan pengalaman baru sih, cuma yang beda adalah kali ini anaknya banyak dan ngajarnya di kampus, hehehehe….

Di post ini aku sebenernya ingin bertanya sama para pembaca, karena pastinya ada di antara kamu yang sudah pernah jadi mahasiswa atau saat ini statusnya pelajar universitas. Mata kuliah ini, bagi mahasiswa yang jurusannya nggak linear dengan bahasa dan sastra Inggris, biasanya jadi mata kuliah dasar yang akan diterima di tahun pertama. Jadi tolong bantuin jawab ya.

  1. Ada bedanya nggak pelajaran bahasa Inggris kamu saat SMP atau SMA sama di kuliah?
  2. Apa kamu suka pelajaran bahasa Inggris di kelas? (bisa SMP, SMA, atau kuliah) beri alasan suka atau nggaknya kenapa.
  3. Menurutmu, supaya seorang siswa bisa suka belajar bahasa Inggris, gimana cara belajar yang asik?
  4. Aktifitas macam apa yang kamu harap bakal ada/diterapkan di dalam kelas?
  5. Kalau kamu biasa/ingin main game dalam kelas bahasa Inggris? game macam apa yang biasa/ingin kamu mainkan sama teman-teman di dalam kelas?

 

 

———————————————————————————————————–

Hal pertama yang kutanyakan sama anak-anak saat masuk ke dalam kelas itu: selama 6-12 tahun sekolah, apa aja yang mereka pelajari di kelas? Sudah bisa apa aja?

Aku paham, dan ngerti banget bahwa kita nggak bisa menyama ratakan semua mahasiswa atau berharap mereka seperti apa yang kita inginkan. Di dalam kelas pasti ada yang aktif, dan ada yang nggak. Cuma kadang yang bikin sedih kalo yang mayoritas ini yang nggak aktif, dan itu akhirnya nular ke semuanya, akibatnya mood di dalam kelas jadi nggak asik buat belajar. Di sinilah peran dosen yang harus aktif dan kreatif buat bikin kelasnya jadi rame lagi. …. Yeah, I know, pertanyaannya: gimana caranya?

Itu pun masih jadi misteri jawabannya.

Aku sendiri juga masih kesulitan untuk menghadapi anak-anak yang pasif seperti ini. Mahasiswa gitu tipikal banget kok, tiap tahun, dari jaman buyutku masih muda sampai sekarang kurasa nggak ada perubahan. Di dalam kelas, pasti ada tipe mbak-mbak atau mas-mas yang nggak pedean, takut salah, kalo disuruh angkat tangan nggak ada yang berani, kalo ditanya cengar-cengir dan tengok kanan-kiri, atau kalo jawab suaranya kecil banget. Kenapa mereka bersikap seperti ini, yang kalo jawab salah itu seolah dunia akan berakhir dalam hitungan jari, aku juga nggak ngerti kenapa terus ada. Padahal di kelas sudah kuterapkan, bahwa salah satu peraturan kelas kami, adalah “no mocking” aka nggak ada yang boleh ngeledek temannya kalo ada yang jawab salah. Kupikir tadinya itu bisa jadi penyemangat, ternyata aku nggak sepenuhnya benar.

Biar kelas nggak bosan, aku cenderung menerapkan kelas dengan banyak game dan diskusi kelompok. Yaa… soalnya gitu, jangankan mahasiswa, aku juga gampang bosan. Jadinya kupilih lah istilahnya model-model pembelajaran yang bikin aku sendiri nggak bosan. Kuharap nantinya anak-anak juga nggak bosan belajarnya hehehe…

Nah, karena itu lah, sebagai mantan, status atau calon mahasiswa, bantuin bu guru kasih masukan ya biar nanti di kelas belajarnya asik kayak kelas ESL yang gurunya bule-bule gitu. Ting! *kedip*

Once and for all, thanks a lot!

Regards,

Dista Wryn.