Semacam Dillema

Assalamualaikum, saudara-saudaraku yang kusayang ^^

Tiap kali nulis sesuatu yang baru pasti akan dimulai dengan kalimat, “maap yak udah lama banget nggak update, blog ini berasa semacam gudang bersarang laba-laba saking nggak pernah dikunjungi lagi” hehehehe… Ya begitulah.

Nggak akan membela diri dengan berbagai macam alasan yang mengambinghitamkan Aisha, karena dia nggak berhak disalahkan. Akunya yang males, jadi ya, no excuse, so sorry my bad, ehe…

Ini ceritanya mumpung lagi nggak males, sedang ingin membuka-buka jadinya sekalian aja update buat menulis sesuatu.

Maaf yang kedua aku tujukan sama teman-teman yang mengirimkan naskahnya ke missdistadee@gmail, aduh maaaaaaf banget ya sampai sekarang belum membalas email kamu. Semua naskah sudah kubaca, cuma belum sempat aku review seluruhnya (kalau ini bukan excuse). Review itu butuh waktu yang lebih lama dan fokus, sementara bisa duduk sedikit agak lama depan komputer cuma pas malam hari, itu pun sudah ngantuk-ngantuk… jadi baru review dikit, udah close aja, bubuk. Aku akan berusaha untuk mereview dan membalas email kamu satu persatu, tapi kalau dirasa udah telat ya maap yak, hehehe…

.

.

—————–

Jadi ini ceritanya, kenapa aku tiba-tiba update blog malam-malam begini adalah…

Sebenarnya sudah agak lama ingin mengklarifikasi, aduh aku mah apa sok artis bener, hehehe… eniwei, atau apalah ini istilahnya. Beberapa bulan ini sering dapet pesan dan email yang menanyakan tentang ke mana aja serial fanfiction yang pernah aku unggah di blog saladbowl, atau apakah masih bisa dibaca yang sudah pada dihapus itu.

Maaf banget karena jawabannya adalah tidak ya, temans, yang sudah dihapus nggak akan diunggah lagi atau dibaca lagi oleh khalayak maupun personal. See, kalian mungkin bertanya-tanya kenapa aku menghapus semua fanfictionku dulu—iya, mungkin—dan di posting pengumuman sebelumnya aku bilang suatu saat nanti aku akan kasih tahu alasannya. Maka kurasa sudah waktunya kuberi tahu, jadiii… mari kita tarik napas dulu, dan mengheningkan cipta sebentar.

.

Ada beberapa alasan yang membuatku memutuskan menarik hampir semua tulisanku dari peredaran.

Yang pertama, dan yang paling utama adalah beban moral. Jujur aja, dan sekali lagi, aku ingin meminta maaf pada semua pembaca yang pernah membaca tulisanku sejak karya pertamaku dulu. Dari lubuk hati yang terdalam, dan penyesalan yang besar (dan ini bukan sesuatu yang hiperbolis) karena tulisanku menyesatkan kalian. Semakin lama, aku sempat merasa semakin memiliki beban moral karena secara nggak langsung ngajarin yang enggak-enggak di dalam tulisanku itu. Fanfiction yang kebanyakan temanya romansa, dengan bumbu-bumbu yang, maaf, berbau maksiat dan bikin penyakit hati dan pikiran bagi yang membaca.

Di saat aku banyak menulis artikel dan himbauan untuk menyaring gaya bahasa dalam tulisan dan mengampanyekan fiksi yang cerdas dan mendidik, rasanya ironis kalau aku–yang berkoar-koar–malah menyuguhkan cerita yang merusak akhlak anak-anak muda. Jadi, lagi-lagi, aku minta maaf bagi semua pembaca yang pernah membaca tulisanku, karena telah membiarkan kalian berzina pikiran dengan imajinasi liar yang kusajikan, semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita semua.

Kalau ditanya apakah aku nggak kangen sama fanfiction-fanfictionku dulu, tentu saja jawabannya kangen banget. Aku kangen Han Jo, Choi Hyunji,  Han Soojung dan seluruh karakterku, juga cerita-cerita yang pernah mengisi hari-hariku dulu sama kamu semua. Nggak jarang, bahkan seringkali, ketika salah satu di antara kamu minta aku buat republish lagi fanfictionku dulu, atau mengirimkan file pdf untuk konsumsi pribadi, aku tergoda buat upload atau kirim. Tapi kalau aku lakuin itu, dan nurutin kalian, you’ll be happy, but  I’ll be mati sendiri. You suka, I yang dosa.

Bukan berarti aku nggak akan nulis lagi sih, masya Allah, aku kangen banget ingin nulis lagi. Tapi percayalah, lama banget nggak nulis bikin otakku tumpul. Aku merasa sangat bodoh sekarang, jadi tolong kasih aku waktu buat belajar lagi dan berlatih lagi. Insya Allah aku akan nulis dan memberi kalian sebuah bacaan yang jauh lebih bermanfaat. Sebuah bacaan yang kuharap bisa lebih mencerdaskan bangsa, hihi…

Yang kedua dan lainnya macam remah-remah masalah nggak penting tapi nyebelin gitu deh. Aku risih dimention dan dikejar anak-anak yang minta password, padahal belum umurnya. Yang begini juga malah jadi dosa, karena secara nggak langsung aku bikin beberapa oknum berbohong, memalsukan umur biar bisa baca yang seharusnya nggak mereka baca. Bull to the s**t deh kalau penyaringan umur bisa jadi meminimalisir kebobrokan moral di dunia fiksi online. Anak-anak jaman sekarang itu pintar memintari, cuma sayangnya, kepintaran mereka tidak berbanding lurus dalam menyikapi perkembangan teknologi yang modern.

Yang terakhir, intinya, kita semua pernah berada dalam masa jahil. Tapi dalam proses kehidupan, tiap orang ingin menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Mari kita sama-sama menghargai proses itu, dan semoga Allah merahmati keikhlasan hijrah kita ini.

Selanjutnya, kalau ada yang mau ngobrol soal tulis-menulis, silakan line aku di *distadee*. Aku bukan orang yang smiley sweety, jadi jangan tersinggung kalo obrolan kita nggak pake banyak stiker Moon sama Cony dan Brown (apalagi Syahrini). Jadi ya maap, bukannya nggak ramah atau sombong, tapi aku memang begitu… ehe…

Terus, kalo ada kekecewaan yang mau disampaikan bisa langsung line aku juga, nggak perlu kirim hate message anon di ask.fm. Kita mah fair aja, kritik biasa ada disampaikan, selama itu berada dalam konteks tulis menulis.

You don’t know who I am, you never even met me like we’re hanging out as friends, so you have no right to judge me or anyone like a God. Fair game.

Yip! Yip! :)

9 comments

  1. Aduduh, setelah sekian lama menanti postingan kak Dee yang membahas fanfiction akhirnya keluar juga. Aku senyam-senyum pas baca ini. Senyam-senyum pas tahu kak Dee juga kangen sama tokoh-tokohnya.

    Ngomong2, aku juga udah beberapa bulan nggak nulis fanfiction lagi, kak. Krna smpat mikir, rasanya kok kayak nggak ada hal bermanfaat yang bisa kudapatkan dan kubagikan di sana. Tulisanku gitu2 aja… nggak ada yang bisa dipetik di sana. Pas aku coba menanamkan sesuatu didlm.a, malah jadi.a rada aneh. Malah nggak ada yg bca… bingung juga sih.. kalo aku telisik2, sprti.a fanfic yg rated malah jadi incaran di kalangan readers… -___- sementara itu bukan style saya.. haha…😀 Jadi aku vakum deh. Tapi entah kenapa sejak dua hari kemarin, aku seperti dipanggil ‘kembalilah’ ‘kembalilah’ ‘kembalilah’ seperti itu kak. Nggak tau siapa yg manggil (?) tapi yg pasti aku pengeeeeen banget meneruskan apa yg belum aku selesein.

    Juga sprti kata kak Dista, rasanya udah kengen banget sama tokoh2 tulisanku…

    Tapi karna udh trlanjur vakum lama, akhirnya aku lupa gimana caranya menulis yg baik dan benar, dan sampai saat ini blm ada yg bsa dihasilkan…

    intinya diriku juga dilema kak… antara lanjut atau bener2 stop… mungkin kalo aku lanjut, aku akan tetap berusaha menulis sesuatu yg mencerahkan deh..

  2. Maaf ya Kak, aku nggak bisa komen banyak. Aku juga merasakan kegalauan yang kurang lebih sama. Pengen nulis macam-macam tapi kepikiran beban moralnya😐

    Kutunggu comebacknya, Kak🙂

  3. Hai kak dista. namaku nisa, 18 y.o. sebenernya udah lama ngestalk tulisan2 kak dista. enchanted yg ngenalin aku ke tulisan kak dista. tulisan kak dista selalu bisa bikin hanyut hihihi. maaf selama ini aku jd siders. pernah komen tp jarang bgt dan blm sempet benar2 memperkenalkan diri. tp pasti aku bakal kangen sama Han Jo dan kawan2. aku juga bakal selalu nunggu tulisan kak dista yg bisa menginspirasi. semangat nulis terus kak dista !!! :-))))

  4. Assalamualaikum~ wwaah kakak saya udah mengira-ngira alasan kakak hapus postingan fanfiction kakak😀. ternyata beneerrr waahhh~ semangat behijrah ya ka, keep istiqomah😀

  5. Hehe.

    Aku setuju dengan pemikiranmu kak, dan entah kenapa alasan kak dee itu sesuai feelingku waktu ngebaca post kak dee yang sebelumnya.
    Semoga kita semua semakin memiliki pemikiran yang lebih positif dan menjadi manusia juga pribadi yang lebih baik lagi.
    Semakin banyak tulisan yang bermutu dan berisi. Semakin bijak juga dalam menulis, dan memilih bahan bacaan. Hihi #sokbijak #akumahapaatuh
    Semoga.😉

  6. Setelah sekian lama penasaran, kali ini aku baru tahu kalau inilah alasannya. Tulisan agak lama yang baru aku baca karena juga baru mampir ke blog kak Dee, hehehehe.

    Jujur, aku bingung mau komentar apa. Pada awalnya, memang aku sedih ketika kak Dee memutuskan untuk menarik semua fanfic-nya dari blog, karena aku suka sekali—dan, detik ini, aku RINDU SEKALI—membaca ‘Loving Sadie’, dan satu lagi aku lupa judulnya.

    Tapi, aku memahami alasan kak Dee untuk menarik semua fanfic-nya. Anak jaman sekarang memang ‘pintar’, terlalu cepat beranjak dewasa, dan salah satu yang berperan besar dalam petualangan(?) yang ujung-ujungnya bisa merusak moral ini, yaa, bacaan fanfiction. Bukan aku menyalahkan kak Dee, tapi, yah, aku mengerti sekali maksud kak Dee disini. Aku juga saat ini sedang merasakan mirisnya mendengar salah seorang teman baru yang beda usianya terpaut cukup jauh, dia masih di sekolah tingkat menengah, bercerita dengan sok tahu dan memiliki rasa penasaran yang besar untuk merasakan salah satu adegan ‘paling berbahaya dan merusak’. Ya Tuhan, miris banget dengernya…

    Well, yah, apapun itu, aku menghormati sekali keputusan kak Dee ini.

    Tapi, please, kak Dee jangan berhenti menulis, yaa.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s