10 Things I know to be True

Tulisan ini terinspirasi dari pidato Sarah Kay–storyteller, poet, teacher–di TED conference. Beberapa orang mungkin pernah dengar tentang TED, tapi bagi yang belum tahu, ini semacam konferensi yang mengumpulkan para orang berbakat dan ekspert di bidang teknologi, desain dan hiburan. Semakin lama bidangnya semakin luas pada topik lainnya, hingga pendidikan dan psikologi, tapi tujuannya tetap satu: menyebarkan ide (spreading idea).

Belakangan ini aku ketagihan ngobrak-abrik situsnya di TED.com, dan nonton video-video berisi topik beragam dari tentang kreatifitas perkembangan otak, keluarga, bahkan sampai matematika. Para pembicaranya juga variatif, dari seorang penulis novel, jurnalis, ahli matematika, guru, bahkan sampai politikus. Ini semacam versi seriusnya stand-up comedy, one-man show dengan materi yang lebih komprehensif dan unik. Di Indonesia sendiri juga udah ada TED conference dengan Anies Baswedan sebagai salah satu pembicaranya.

But eniwei, kembali pada Sarah Kay, dalam satu materinya yang berjudul If I should have a Daughter, dia bicara tentang metamorfosis hidupnya dari seorang remaja hingga mengajar anak-anak menulis puisi. Ada banyak poin yang aku suka dari pidatonya, dan salah satunya adalah tentang bagaimana dia menyuruh seorang siswanya untuk membuat sebuah daftar–10 Things I know to be True.

To make it short, beberapa macam daftar tentang 10 things sudah pernah aku coba sebelumnya, tapi belum bila tentang hal-hal yang aku percayai kebenarannya. Jadi, inilah daftarku.

.

10 Things I Know to Be True

.

1. Nothing can beat Mom as the ‘scariest’ living being in universe.

2. Di suatu tempat di alam semesta ini, ada kehidupan lain selain di bumi, meski kita mungkin hidup pada dimensi, gelombang dan frekuensi yang berbeda.

3. Kalau Einstein penderita disleksia dan masih saja bisa jadi salah satu scientist paling jenius di dunia, berarti masih ada harapan untuk aku di masa depan.😄

4. Alam semesta berbentuk seperti corong terompet raksasa, dan galaksi bimasaksi berada di ujung terompet itu.

5. Illuminati dan Freemason tidak pernah ada. Mereka hanyalah ‘brand’ yang diciptakan para kapitalis penguasa di Amerika untuk membuat tren baru dalam segala asimilasi kultur, yang ujung-ujungnya mencari kuntungan.

6. Seiring perkembangan jaman, penilaian perempuan modern terhadap pernikahan akan lebih fokus pada konsep pemenuhan kualitas kehidupan dibanding stereotype tentang perempuan yang telat menikah = nggak laku. Segalanya akan berpusat pada apa yang perempuan telah capai selama hidup sendiri; dari pendidikan, karier hingga level psikologi dan spiritual, sebagian besar akan memilih untuk memenuhi hasrat personalnya lebih dulu. Complication.

7. Perempuan dengan tipe seperti di atas akan lebih memilih lelaki dengan intelejensia ketimbang bentuk fisiknya.

8. I am one of the above.

9. Jung Yunho is a gay, yet I love him.

10. Naga pernah hidup di bumi. Suatu saat nanti, para arkeologi akan menemukan tulang-belulangnya.

.

That’s it. What’s yours?😀

~xoxo.

4 comments

  1. o.O
    saya kehilangan kata-kata, Kakak..
    Butuh mengulang beberapa kali untuk lebih paham tentang beberapa poin 10 Things Kakak. Aku bahkan harus membayangkan dulu corong dan terompet ehehehe
    Tapi kurasa aku sepikiran mengenai beberapa poin, terlebih 6 dan 7. Maksudku, yah, itu terjadi di sekitarku, yang secara tidak langsung ikut mempengaruhi pola pikirku😀
    Dan no. 9, i love Yunho too *rebutan*
    Einstein disleksia? Aku dapat satu hal yang tidak aku tahu sebelumnya..
    Makasih, Kakaaak…
    Jadi kepikiran tentang 10 Things versi aku jg..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s