Tentang “NC Rated Fan Fiction” di Indonesia

I don’t know how to begin, .. (biasanya juga gitu)

Sudah lama sekali sebenarnya aku ingin menulis tentang hal ini, berawal dari keprihatinan aku sama liarnya imajinasi para penulis di dunia blogger yang semakin menggila, tapi nggak pernah tersampaikan secara tersurat dalam tulisan apapun di blog pribadiku. Alasannya sangat klasik, aku malas menuliskannya, hanya cuap-cuap penuh sarkas di dunia twitter aja menghujani timeline while abusing my followers. Tapi beberapa waktu yang lalu aku sempat membaca sebuah artikel tentang research kecil yang ditulis oleh Galih Respati Pradana Mukti di tumblrnya tentang “Studi Kausal Remaja Dibawah Umur Banyak Membaca FF NC Menggunakan Teori Penyebab Kecelakaan Domino Frank Bird” yang kemudian bikin aku jadi banyak berpikir sendiri, lalu tadaaa … aku tulislah sekarang post ini.

“NC Rated Fan Fiction” kurasa bukan lagi istilah yang asing di telinga atau di kepala para pecinta fiksi. Sejak Korean Wave semakin menggila di Indonesia pada khususnya, fan fiction pun semakin gencar juga diminati oleh para pembaca online. Konsumennya beragam, dari umur paling muda yang masih duduk di bangku SD, sampai yang sudah tante” (like meh). Aku nggak akan bicara banyak tentang fan fiction, penjelasan tentang genre sastra yang satu ini bisa di baca di artikel Tentang Fanfiction dan kamu yang masih belum jelas bisa dapat sedikit gambaran di sana, but let’s talk about NC Rated fanfiction.

Seperti yang udah aku tulis dalam posting di ‘tentang FF’ ini, NC adalah kependekan dari “Not for Children” rating yang sengaja di-set karena dalam sebuah tulisan terdapat unsur ‘dewasa’ atau ‘kekerasan’ dalam konten cerita atau tema yang tidak pantas/sepatutnya dibaca oleh anak-anak, demi kebaikan perkembangan emosional dan kepribadian mereka. Biasanya yang diberi label ini berhubungan dengan kata-kata kasar, unsur seks, adegan bunuh-bunuhan dengan penggunaan kalimat yang sangat eksplisit.

Banyak fiksi online yang sengaja diberi label NC17,19,21 (padahal sebenernya ratingnya secara internasional itu cuma 19) atau berapapun angka variasinya sebagai filter manual bahwa tulisannya hanya boleh dibaca oleh minimal umur yang disebutkan dalam labelnya. Yang semacam ini dilakukan secara ‘sadar’ sih, alias, tahu diri. Nggak banyak anak-anak yang peduli tentang rating meski sudah dilabeli, karena itulah, tulisan yang digembok biasanya lebih aman penyaringannya dalam hal batasan bawah umur para pembaca.

Di sinilah kemudian rasa keprihatinanku muncul, banyak hal yang menyebabkannya. Kalau mau diurut-urut lagi sejak awal, budaya fangirling terhadap para idol Korea ini sebenarnya bagus-bagus nggak. Kecintaan seseorang terhadap seorang idol, beberapa orang mengatakan bahwa ini bisa menjadi motivasi mereka untuk menjadi seseorang yang bekerja keras, atau menjadi seseorang yang menjalani hidupnya lebih positif, dan sebagainya. Tapi bagi pihak yang lain, fangirling bisa menimbulkan penyakit delusional yang sangat parah. #sigh

Menjadikan satu idol sebagai subjek karakter imajinasi fanfictionnya mungkin adalah hal yang sangat wajar, I’m a writer myself, so I did it all the time. Tapi yang menjadi masalah adalah bila fiksi yang ditulis mostly is about sex. Oke, aku nggak mempermasalahkan bila memang tulisan ini dikonsumsi secara terbatas dengan penyaringan batasan bawah umur yang bisa dipertanggung jawabkan, atau kamu menggembok blog kamu dengan segala fiksi pornomu untuk kalangan sendiri, aku sama sekali tidak akan meributkannya karena adalah urusan masing-masing individu bagaimana mereka menyalurkan imajinasi dan kepuasan libidonya dalam bentuk apapun. Tapi masalah besar bila yang terjadi adalah fiksi yang ditulis secara eksplisit ini ternyata dikonsumsi oleh para remaja bahkan anak-anak yang … ohmaigat, bahkan rasanya jariku kelu untuk menjabarkan mereka.

Dari artikel Galih di atas, aku melihat dia mencantumkan setidaknya 7 penyebab anak-anak membaca ff NC (dikategorikan dalam enabling condition & act); di antaranya mudahnya mengakses internet tanpa pengawasan orangtua juga kurangnya rasa malu mereka untuk membaca FF dengan label NC ini.

Aku menemukan beberapa blog dengan domain wordpress yang menjadi basis postingan fiksi dengan label NC, satu di antaranya bahkan menyebut kata ‘nc’ itu di dalam main addressnya (rusak parah nih foundernya emang O_O) dan beberapa yang lain blog pribadi. Ya, aku membaca tulisan beberapa di antara mereka, I feel wronged, I feel disgusted, and sad.

Yang membuat aku merasa miris adalah bagaimana setidaknya 50 persen pengunjung blog-blog ini adalah ABG dengan range umur 12-16 tahun (oke, range ini memang nggak akurat karena aku nggak menanyakan umur mereka satu-persatu, tapi percayalah, aku pernah jadi remaja, dan umur mereka sedikit banyak bisa ditentukan dari cara mereka memberi komentar yang kebanyakan nggak penting, bahkan nggak sedikit yang menuliskan ‘sebenernya aku nggak paham ceritanya tapi pas adegan bla bla bla’ .. I couldn’t expect more) .

I can’t agree more to Galih, dengan sebagian besar yang sudah dia tuliskan dalam artikelnya. Dari pihak pembaca sekarang deh, berdalihlah bahwa semua ini tentang sex education, tapi apakah segala education harus didapatkan dengan membaca NC rated fiction? apa bedanya kalau begitu dengan nonton video porno? sebuah fiksi porno bahkan sebenarnya lebih berbahaya lagi karena yang tertulis di sana hanya bisa kita bayangkan saja tanpa visualisasi yang nyata, lalu, pada akhirnya bila mereka nggak bisa menahan diri, anak-anak baru gede ini akan memuaskan rasa tahu mereka dengan mempraktekkannya sendiri sebagai hasil sebuah imajinasi seorang pembaca. Tau nggak sih, hampir setiap hari aku menemukan kata ‘ff nc’ dalam search engine terms di Salad Bowl, bahkan hari ini bahkan ada yang mencari file dengan keyword ‘melepas kemeja Donghae’ …o_O what the situation banget nggak sih? and it’s a serious problem, entah siapa orang yang menuliskan keyword itu, ini tetap membuktikan bahwa tidak sedikit orang yang mencari fanfiction dengan label NC di Indonesia.

Dari pihak author, … ada satu hal yang sebenarnya saaaaaaaangat mengganggu aku. Adalah author’s note yang ditulis sebelum kisah ranjangnya dimulai.

You see what I mean, right? Like, seriously? dalam tahap belajar? .. puhlieeesssee, dek, mending kamu belajar ngapalin Pancasila geh, atau rumus jari matematika. Aku nggak ngerti gimana dari semuanya macam ilmu pengetahuan yang pernah tercipta di dunia ini, dia malah memilih untuk belajar menulis ‘yadong’.o_O

Yang paling parah aku temukan di blog yang sama seperti screencap di bawah ini:

Aku nggak pernah lebih marah lagi ketika membaca author’s note di atas ini. Sebuah pelecehan terhadap agamaku kalau harus kubilang, sangat disayangkan, sangat laknat! Berani-beraninya anak ini menuliskan kata salam yang berarti kebaikan, menyuruh para pembacanya mengucapkan Bismillah sebelum membaca tulisan pornonya, dan ber-istighfar bukannya karena berdosa atau apa, tapi karena TYPO??? Seriously, aku bener” pengen nemuin siapapun anak ini dan nyakar mukanya kalau bisa, … but, I hold myself off.

Benar-benar memalukan sebenarnya, apalagi beberapa blog fiksi dewasa ini ternyata para penulis kontributornya pun masih remaja, dengan tulisan yang dibaca anak remaja pula. Ya sudah, rusaklah dunia kita.

Memang sangat disayangkan bahwa sistem lembaga sensor di negara kita sepertinya memang kurang gesit untuk mengawasi hal-hal semacam ini, mereka lebih sibuk membahas pelanggaran norma yang dilakukan para artis ibukota dengan skandal mereka yang nggak penting, tapi melupakan bahwa generasi muda kita sedang merusak diri mereka sendiri pelan-pelan. Ini sama aja dengan bunuh diri, apalagi istilah yang lebih tepat? Kita sudah banyak melihat himbasnya pada kehidupan liar para remaja di luar sana, nggak sedikit sekarang anak umur 14/15 yang rusak parah moralnya, karena ulah mereka sendiri. Aku nggak bisa bahwa Korean invasion adalah penyebab utama semua tragedi macam itu terjadi, tapi ini adalah salah satunya, dan juga satu yang paling utama.

Aku nggak tau deh, apa sebenarnya kepuasan para penulis ff semacam ini dapatkan denngan mem-publish tulisannya secara bebas, apa yang dia dapatkan dari pembacanya? pengakuan macam apa? bahwa kamu ingin dikenal sebagai seorang penulis adegan terpanas terbaik se-Indonesia? .. Dih nggak malu? Don’t you guys think that you are one of the big reasons of our young generation destruction  these days? your brain did, and you will pay for it someday.

Memang benar, blog fiksi dengan rate NC di Indonesia bukanlah yang pertama, di luar negeri memang buanyak dan mungkin nggak terhitung. But you know, what? mereka punya sistem penyaringan yang ketat di mana hanya umur tertentu saja yang bisa mengaksesnya, nggak seperti di sini.

WordPress untuk saat ini mungkin adalah hosting blog yang paling mudah diakses, jalur trafficnya sangat tinggi dengan kemudahan diakses dan memberi komentar, tapi sebenarnya kalau si empunya blog fokusnya nggak hanya untuk menambah angka ‘blog hits’ dan jumlah pembaca, dan agak sedikit lebih mikir soal kemungkinan banyak anak kecil yang sekarang punya bebe Apollo dengan paket data internet full service yang memungkinkan mereka untuk mengakses konten blog mereka dengan mudah, …. orang-orang yang agak cerdas dikit mungkin akan berpikir untuk memberi label “DEWASA” dalam blog mereka.

Umm, sebagai seorang penulis, aku selalu berpikir untuk memberikan tulisan yang terbaik dan mendidik untuk para pembacaku. I’m not fully a perfect writer myself, tapi banyak hal sebenarnya yang bisa kita tuliskan daripada sekedar meng-highlight adegan ranjang yang sangat terbuka untuk disajikan pada para pembaca.

Aku percaya bahwa seorang penulis memiliki tanggung jawab yang besar terhadap masyarakat, terhadap semua pembaca tentang moral, tentang ilmu pengetahuan dan tentang segala filosofi dan nilai-nilai kehidupan yang kita anut. Menulis dan menyalurkan pemikiran adalah hak seluruh umat manusia di dunia, tapi kita tetap punya nilai kode etik yang kita panut sebagai seorang blogger, sebagai seorang penulis yang berhati nurani. Kalau memang berniat untuk menyalurkan nafsu pribadi, buatlah tulisanmu sebagai konsumsi sendiri atau kalangan terbatas, bantulah anak-anak muda ini untuk tidak cepat dewasa terlalu dini, biarkan mereka tumbuh sesuai dengan polanya dan menerima segala macam edukasi secara positif.

Segera gembok blog pornomu! Saring pembacamu!

sekian dan terima gaji.

.

.

Regards,

Dista Dee.

———————-

p.s

thanks for Galih for the whole motivation to write this post.

xoxo.

277 comments

  1. Can’t agree more, kebetulan aku juga udah pernah baca tulisannya Kak Galih di tumblr-nya
    Memang memprihatinkan sih, terutama yang screencap kedua, itu sumpah aku geram banget bacanya, emang dia nggak mikir apa kalau itu namanya mempermainkan agama. Miris juga pas tahu ada penulis yang ff pertamanya NC dan terobsesi nulis ff NC yang bagus.
    Aku sering ngebayangin, penulis bawah umur yang udah ‘mahir’ nulis NC ini ntar gedenya mau jadi apa ya? Pas di sekolah apa nggak nganggu gitu ya? Gimanapun cerita-cerita ini kan merusak pikiran juga.
    Udah pakai password pun, ceritanya masih sering bocor …. miris lihat keadaan generasi muda Indonesia sekarang. Di satu sisi banyak yang berprestasi, juara kelas, menang olimpiade, tetapi mungkin ortu dan guru nggak banyak yang tahu kalau anak (dan anak didik) mereka ada yang hobi baca dan menulis ff NC.

  2. Hhh.. *siap2 mau komen panjang*
    Soal unsur dewasa ini emang nggak bisa lepas gitu aja dari sebuah fiksi, komik, atau kartun yang pasti penggemarnya menyebar di seluruh dunia. Dan walaupun memang membaca beberapa, aku pribadi gak begitu suka sama konten dewasa suatu cerita. Atau kalaupun ada yang kusuka, merasa malu sendiri kemudian. Aku mengerti kalau di beberapa fiksi ada adegan mesra atau ranjang. Tapi aku nggak mengerti pada orang yang membuat dirinya khusus untuk menulis yadong atau semacamnya.
    Jujur saja, aku mungkin ada kecenderungan partly atau slightly yaoi saat membaca komik atau katakanlah bromance yg sedikit kelewatan tapi aku tidak suka kalau adegan yaoi itu dideskripsikan terlalu jelas. Terlebih lagi, aku akan berpikir ratusan kali untuk menulis dan apalagi mem-publishnya di blog yg bisa diakses oleh bocah piyik. Kalau aku punya adek dan baca begini dan ketauan, I swear I will slap her!
    Dan setuju sama dee soal author’s note yang minta ditabok itu. Kalau mereka memang sebagai penulis amatir (sama seperti saya), kenapa nggak belajar menulis sesuatu lebih sederhana, ceria, menyenangkan, dan yang perlu ditekankan : sesuai umur penulis. Apa jaman sekarang adegan bercumbu itu dirasa menyenangkan ya?😦

  3. jujur aku pernah baca ff yg bergenre NC, dan aq rasa cerita yg di buat masi bs diterima sama otakku.
    krna sempet gx sengaja buka ff NC, dr awal bc ud mengerikan penggambaranny (karna byk ff NC lebih mengarah ke adegan seks),sampe merinding sendiri. buru2 deh keluar dan gak lanjut baca.
    aq dg umur yang ud bs di bilang cukup utk baca ff begituan aja males, entah apa yg dipikirin anak2 di bawah umur seneng dan sampe bs nulis ff NC, yadong atau semacamnya. bener2 prihatin, bkn hanya buat remaja itu sendiri, tp idola yg namany dipake utk karakter ceritanya. wlwpun itu imajinasi, tp bisa kh karakter idola di buat terhormat (sekali lg pernah bc idola itu di buat karakterny sbg penjahat kelamin, ohemji…elus dada). sedih berat dan agak gx terima.
    cm berharap itu anak cepet sadar dan buat cerita yg lebih layak untuk dibaca bukan hanya menulis dengan pemikiran liar yang secara gak langsung ngerendahin dirinya sendiri.

  4. *lagi ngerjain 100 soal matematika, langsung noleh ada post ini* what? apa yang terjadi dengan FF NC? wah… gak boleh gak boleh, ngerjain soal matematika aja loh…

  5. Halo😀 Visitor baru ^^
    Salam kenal kak ^^
    Baca artikel ini bnr2 buka mata hati, jujur ak mgkn slh satuny anak yg baca ff NC d bwh umur (it krn d suruh sm tmn ku yg buat ff nc itu) itu baca aj bnr2 ngaduk hati nurani. Nah, stlh itu ak kdg2 sih baca ff NC, malu jg sih terutama sm Al-Kholiq. Tp skrg ak bakal gak baca deh itu ff genre itu.
    Aku sempet kaget baca screen shot yg ke-2 itu, bisa2nya kyk bgtu, sependapat sama kakak d atas klo sprti mempermainkan itu.
    Yah, intinya Makasih banyak ya kak atas postingan ini. Aku blh re-blog ke wp ku nggak?😀 Makasih ^^

  6. wah, aku setuju jg nih. walau umurku skrg dh dibilang dewasa n blh membaca smua genre ff. tp manx ff dgn genre NC tu manx perlu disaring.
    dan aneh na jg. dr pgalamanku membaca ff NC, kebanyakan dr ff tsb tata cara penulisan na jauh lbh bgs drpd ff non NC. tp ada bbrp dr ff tsb yg cerita na bgs dan membuat otak berpikir dlm memecahkan mslh dlm ff tsb.
    ya ini pendapatku krn menurutku ff NC itu gk slh. hanya sj manx perlu digembok tu ff yg begituan.

  7. aku juga anak dibawah umur, tapi aku gak suka sih ngebaca adegan NC nya, aku hanya ngebaca adegan dimana ada pertengkaran atau seperti FF yang lain, aku hanya ngebaca alurnya …..Saat ngebaca ff NC aku jadi ngeri sendiri, dan gak mau ngebukanya lagi…

  8. Stuju sangat ama nihh post-an…
    Emankk skrng bnyak anak2 yg trcemar otak’x krena baca yg gituan…
    Aq jga gak memungkiri klw aq jga prnah baca tuhh FF yadong ampe suka bngetz malahan eitzzz tpi umurku udahh ckup tukk baca yg gituan…! Tpi, blkangan aq nyadar klw tuhh FF cerita’x hampir semua sama terpatok pada adegan ranjang yg d’buat sdemikian rupa…
    Q jga brfikir drpda baca yg gituan mnding juga search hal-hal yg brmanfaat…
    Aq skrng udahh gak prnah lagi buka tuhh wp yg full of NC story…
    Pling heran dehh stiap liat post-an FF NC banyak bngetzz yg comment gliran FF Comedy Romance yg comment minim bangetzz….

    Q jga pling benci klw Idol gw d’buat jadi cast, marah bngetz!!! Nyoreng nama mreka aja…!!!

  9. ak sih prnah baca FF NC tpi beneran deh kak, ak gx akan baca FF brgenre itu lgi.. ak penasaran, FF NC tu kyk apa sih kok pke d gembok dn age rate’a d atas 17 trnyata isiny yg kyk begituan toh.. gx akan aku baca FF begituan lgi.. tulisan kakak benar” membuka mataku.. thx for sharing this.. ~>kak, bikin FF yg fluff gtu dund, yg manis, sweet.. halah bahasany.. ehehhe

  10. Kebetulan sekali aku juga berencana mau meneliti tentang maraknya ff nc n dampaknya buat remaja.. aku juga prihatin dg ff yg g hanya seks tapi ada kekerasan n pembunuhannya jg..

  11. Mmm… *melek2 ngantuk ngetiknya*

    1. Aku tau blognya
    2. Sering baca hahahaha (pilih2 wkwkwk) karena ironisnya banyak FF yg ceritanys bagus2 sayangnya dikasih NC jd andai di skip atau di potong adegan itunya bakal oke bgt
    3. Skrg tuh blog ga bisa di akses lewat bb dan di beri warning😀
    4. Authornya rata2 smp dgn tulisan adegan NC melebihi ekspektasi ==
    5. Benernya tuh blog udh sempet mau ditutup tapi malah diprotes banyak pihak dan sempat jdi ttww ==
    6. Salam author itu ga banget emg ==
    7. Blog itu jd terkenzl gara2 satu2nya blog nc tanpa password dan yah begitulah jdinya ==

    1. Oh satu lagi, semua ff di situ komennya pastu bejibun, jdi sometimes aku rasa, banyak yg memanfaatkan hal ini *ironis* menambah unsur nc hanya untuk dilihat dan dikomen == terutama u/ penulis2 baru yg tulisannya ga begitu bagus tapi pengen menarik minat banyak org, alhasil dibanyakin nc nya dan volia jdilah dy terkenal😐

  12. Aku juga pernah baca FF NC gara-gara awalnya sih ga sengaja ya, aku sedih dan melihat penerus bangsa ini, aku lebih kasian lagi sama author NC yg FFnya sangat keren! kenapa? karna mereka ga memanfaatkan tulisan mereka untuk hal hal yg lebih berguna nantinya. Miris ih, aku kasian sama mereka mereka yang sering membuka buka atau googling situs situ porno, kurang memanfaatkan inet yg ada. Udah kali ya segitu aja😀

  13. Wah,,,, postingan Kakak bener2 menohok. #duagh
    Nggak ding…. Saya justru bangga sama Kakak.
    Well…. saya pernah membuat FF NC. Dan saya dulu juga penggemar FF NC. #dulu ya kak.
    Tapi sekarang udah nggak. FF NC yang saya buat memang tidak se’hot’ screencap diatas. Karena yang saya cari itu alur ceritanya. bukan adegan ranjangnya. #dor
    Dan saya tobat kalo baca FF NC yang dibuat ama anak2 yang justru ada di bawah umur. Mereka tidak mementingkan kualitas cerita fiksi. tetapi hanya mementingkan adegan ranjang dll…. #sapa setuju???
    Tapi masih mending ya kalo NC itu masuk ke jenis tulisan pembunuhan yang dijelaskan secara rinci ketimbang NC yadongan…
    Pokoknya Kak…. postingan ini kudu disebarluaskan…. biar anak2 kecil di luaran sana lebih peka sama kasus penyalahgunaan FF NC ini. Boleh aku reblogged?

  14. saya visitor baru nih..
    salam kenal yah, kak..
    jujur sepertinya saya tw blog yang dimaksud di atas..
    karena saya pernah nyasar ke sana..
    ehee..
    saya setuju banget sama pendapat kakak di atas.
    tulisan2 NC harusnya diprotect ketat..
    biar ga sembarang umur bisa baca..
    aku sendiri hobi nulis FF..
    dan saya justru malah bangga karena saya sama sekali ga bisa nulis NC..
    saya spesialis romance dengan rating remaja..
    hehehe.. ><
    saya sendiri ga hobi baca NC..
    kalopun baca, itu karena penasaran dan saya pasti milih2..
    hohoho..
    dan yang jelas saya sudah cukup umur la…
    saya hobi baca NC tapi yg berdarah-darah,,
    saya suka gore sih..
    eheeee..
    tapi klo NC yang mengutamakan seks..
    errr…
    saya rada risih… =_______=
    kecuali authornya bisa mengolah bahasanya menjadi halus dan ga sevulgar bahasa FF NC kebanyakan..
    saya suka banget sama tulisan kakak ini.
    smoga mereka2 yang hobi baca maupun nulis NC bisa segera tobat deh..
    *amiiin*
    maap komen saya cukup panjang..
    dan ke depannya saya akan komen lebih panjang lagi~
    XP

  15. OMG HI! i’m coming to your blog because i see Kimchi.Dee walks to my blog a few hours ago n.n
    I couldn’t agree more with you, and believe me i feel loss when reading “The NC’s Writer comes from underage.” thats true, i did once and i feel like a sinner so i decided to never making out of any nc cakes again hahahahahahahaha (but i can sue myself for being still in love with skinships or deadships>< hahaha)

    Its great for somoene finally revealed this things out n.n

    Nice to know you anyway wolfs! xoxo

  16. Jujur ka *datang2 langsung jujur#plkk*
    Aku Juga pernah baca FF NC, bahkan mungkin kalau lagi mumet yah beralihnya baca FF NC tapi gak sering2 bgt *ada satu author yg membuatku kagum dengan tulisan NC-y eh*. Aku suka cengo liat Author NC alay yg ngegambarin adegan NC itu ke gimana dan harus bagaimana ? Sumpah pengen ketawa apalgi kalau yg buat ntu anak2 remaja labil😛 satu hal yang jadi pertanyaanku untuk para Author tu. Apakah mereka tau apa itu rasanya NC ? atau dapat reperensi darimana sebuah adegan NC itu dibuat ? apa meraka sudah ‘melakukannya’ apa mereka menonton yg harusnya tidak ditonton oleh anak dibawah umur *dan kenyaatan memang author NC itu dibuat oleh Author dibawah umur* apalagi di FB ntu banyak sekali bertebaran FF yaoi, Ya Allah..itu yang buat darimana coba dapet inspirasinya ? #miris

    Aku Share di FB boleh ka ??? Nie artikel luar biasa bagus Ka. ^^
    o,y ka..Aku sudah menikah umurku karang 23th #kgk da yg tanya.

  17. setujuuuuu!!!
    saya setuju banget sama ini postingan!
    jujur, aku pernah baca ff NC dan salah satunya aku akuin itu si author menjabarkan alur cerita dengan sangat detil banget! dan betapa tercengangnya aku begitu buka profil authornya ternyata 97 line!!! garis bawahi, 97 line!! omo, dari mana coba mereka dapet ide bikin ff yg bergenre kyk begituan?
    dan hal itu bener2 bikin aku agak prihatin sama adek2 yang rata2 tuh umurnya pasti masih belasan. kebetulan aku juga bisa membaca umur seseorang melalui tulisannya :p

    well, aku reader baru dan langsung kepincut sama artikel2 nya mbak dee (*correct me if i’m wrong :))

    izin reblog yaa^^

  18. Hai~ New visitor… ^^
    Lia, 90 line.

    Setujuuuu banget sama artikel ini. Aku kepikiran untuk bikin curhatan yang kaya gini. Tapi kayanya disini jauh lebih lengkap penjelasannya daripada yang aku ingin omongin nantinya…

    Bener-bener deh yang pake salam itu, mungkin dia pikir itu lucu. ckckck~

    Btw Thanks banget dah buat postingan ini. Harusnya artikel ini disebarluaskan biar semua yang suka baca ff nc jadi tau kalau itu memalukan.

    Dan yang gak protect FF Nc nya sadar, kalau pembaca fanfiction itu 70% dibawah 15 tahun.

    And last, Ngenes banget…😦

  19. haii aku visitor baru…
    salam kenal🙂
    aku sangat setuju dengan tulisannya
    kebetulan aku baru2 ini mengetahui ff dan mulai suka baca ff , kemudn aku mencari2 ff yg bagus buat di bc trus sempet kejebak sama ff kaya gt soalnya awal ceritanya bagus eh..tp lama kelamaan kok isinya mengarah ke hal tersbt apalg sang author tdk mencantumkan usia atau tema dari ff sehingga dapt dibca oleh segala kalangan aku menemukanx bahkan di web ff yg cukup banyak pembcanya seharusnya penlsnya sadar untk mengkunci ff hasil karyanya

  20. Assalamualaikum,
    Kalo boleh aku jujur sebenernya saya juga suka baca FF NC yg seharusnya tidak boleh saya baca dikarenakan umur saya masih 16 tahun. Aku udah berusaha buat ninggalin kebiasaan aku baca FF itu, tapi dengan sangat berat itu sangat susah. Mungkin aku terlalu blak-blakan tapi aku juga ga mau terus-terusan nyembunyiin apa yang sudah aku lakuin. Terimakasih atas pencerahannya, semoga secepatnya aku bisa terlepas dari FF NC, dan aku izin re-blog postingan ini ya..

  21. annyeong eonni, agree bgt eonni ttg ini. Harusnya bisa diprotect kl ad ff genre gt, bsa jd ad pembaca yg gatau apa itu NC jd main dibaca ff itu. thx for the information eonni^^

  22. anyeong kak dista dee’-‘)/ enggak sengaja buka-buka blognya kak dista dee ketemu artikel ini.. aku jujur gak pernah baca FF NC, karena saya tau bahwa saya masih sangat dini untuk membacanya._. aku setuju banget sama omongan kakak, emang kita harus perihatin sama anak-anak yang dibawah umur dan suka baca NC. aku sangat prihatin banget sama temen-temenku terutama adik kelasku yang masih kecil-kecil imut-imut yang udah baca FF NC.
    melihat screenshoot kakak yang ada bismillah dan segala macemnya, aku serasa terhina-_- aku enggak tau pasti dia lebih tua ataupun lebih muda dari pada aku.. tapi sepertinya pengetahuan agamanya dan juga keimanannya kurang.
    semoga saja pembuat FF NC bisa lebih memprotect artikelnya dan menjaga agar anak-anak dibawah umur tidak dewasa secara dini. maaf bila ada salah-salah kata, dan izin reblog ya kak^^ thankyouu~

  23. sebenernya sih, bukan salah penyedia blog n penulisnya juga.. gak mungkin mereka sengaja nyebarin virus yadong buat dibawah umur? cuma emang pembacanya aja yang bandel, gak tau mana yang layak n nggak…

    1. menurut kamu gitu? oke.
      kamu pernah denger istilah supply & demand kan?

      kalau kejadian di atas kita ibaratkan sebagai satu market bisnis, nggak akan pernah ada yang namanya pelanggan addicted meminta supply jasa kalau pasar sejak awal tidak pernah mengeluarkan satu produk dan menawarkannya secara terbuka.
      Dan aku kembalikan lagi, menurut kamu darimana datangnya pembaca yang bandel dan yang nggak tau mana yang layak atau nggak, kalau bukan dari penulis atau penyedia blog yang entah sengaja atau tidak membiarkan tulisannya tidak terproteksi bagi anak-abak di bawah umur?

      Ayo deh, coba lihat masalah ini secara adil dari dua sisi yang berbeda, nggak mungkin ada asap kalau nggak ada api. Segala sesuatu pasti ada sebab dan akibatnya🙂

  24. well, saya mau ikut mengutarakan uneg-uneg sebentar..
    begini, aku suka sekali sama postingan ini, karena yah, apa mau dikata remaja kita sudah rusak. Hampir keseluruhan kpopers, mereka pasti pernah membaca ff NC, bahkan sebagian dari mereka mengaku dengan lantangnya bahwa mereka sering atau pernah membaca cerita “dewasa”, apa itu ga nyesek?
    memang sih, kita tidak bisa menyalahkan sang owner, karena dia sudah berusaha seminimal mungkin untuk mengatasi permasalahan NC ini.. tapi, yah aku juga kurang setuju.. memang di awal postingan ada tulisan just allowed for 18+, tp toh yg berumur 11 tahun juga masih bsa mengakases..
    dan yg lebih naasnya lagi, hampir keseluruhan author ff nc itu anak2 remaja underage, katakanlah mereka maksimal 17 tahun, tapi apa pantas mereka membuat ff nc? memang mereka sudah legal, tp tetap saja sebagai bangsa yang beradab, usia segitu masih sangat dini untuk kategori dewasa.
    Satu lg, jujur saya juga turut terhina akan adanya screen caps anda mengenai bacaan asma allah yang tercantum di ff itu..
    yah, saya itu termasuk orang yang agak gigu dengan keberadaan cerita “dewasa’..
    btw, terima kasih sudah membuat postingan yang sangat menarik ini🙂

  25. gatau sih mau tanggepin apa. soalnya saya mantan author ffnc jg. syukur sih kpd sekolah, akhirnya gue ga sempet lg buat ff2 beginian.

    gue gatau sih knp bs kayak gini. pertama x gw bwt NC thn 2009 dan gw akui emg gw di bawah umur. gw jg ga pernah ngebayangin apapun. gw ga sengaja bc ffnc di sjff dan udah. tetek bengek foreplay itu gue tiru dgn kata2 yg dipoles dan bermakna sama.

    lol sebenernya kl gw baca ffnc gw wkt thn 2010an emg gw rada jiji jg sih krn rata2 ff gw story in s3x not s3x in story. jd semacam beli harlequen bwt lgs ngeskip ke esek2an nya.

    tp dulu, duluuuuu wkt kpop masuk TV cmn setahun sekali, ffnc itu jarang bgt. jarang. jd well, emg bener itu jd sarana popularitas. gatau ntah knp jd kayak kacang goreng. mgkn krn oppars udh makin seksi kkkkk.

    jujur gw akui. gw menikmati popularitas gw. walau cmn di dunia maya. secara gw tertutup duluny di dunia nyata. kl menurut gw sih penyebab utamanya ya itu, popularitas. kedua, ikut2an. dia baca ffnc yg respon nya bgs, trs dia mikir deh “ah gw jg bs buat” dan akibatnya adek2 dibawahnya pun berpikir demikian. yg ketiga, takut ffnya ga dibaca. sangkin menjamurnya, bnyk org beranggapan skrg “ah ga nc. ga romantis. ga seru.”

    iya. emg fangirl jd srg berimajinasi krnnya. tp bknnya hal itu bagus? mreka bs jd penulis? bnyk ff yg udh dibukukan.
    kebanyakan org yg baca nc itu lbh suka baca adegan foreplaynya. wkt inti, rata2 pasti diskip. coba aja di review.

    mengenai gada asap tanpa api, mau gmn lg? internet ini media bebas. mungkin author2 yg dulunya mendebutkan genre ini ingin mencoba sensasi baru.

    internet enggak bs kita bersihkan. emg, gw ush berhenti. tp ga semua author2 itu kayak gw kan? ga semua author2 itu tau malu. blm lg remaja2 ababil yg masih mau memamerkan karya mereka. internet adalah media bebas utk pamer, termasuk genre ini.

    krn genre ini tak mungkin dibukukan. genre ini terlalu panjang utk kilasan majalah dan genre ini terlalu pendek utk sebuah novel.

    intinya emg kesadaran. kamu ga bisa ngeblame author2 itu. saat author2 itu berhenti kamu ga sadar ada bibit baru yg tumbuh.
    tp aku tetap berharap jg kok, semoga artikel ini bs ngehambat pertumbuhan bibit itu. nice to find this. it really an awesome post. i like ur way of sarcasm towards that famous nc wp kkkk.

  26. kkk bener bene r,,, sering ak mikir gini “what , dipikiran author NC itu apa yah , bsa2 bwt crta kyk gthu …..terus ak prnh liat auhor 14 tahun atau d bwh 15 thn bkn NC wkkss .. dia tuh yg di pikirin apa. dia gg sadr gmna msa depannya . kta.a mau ktmu biasnya dg 4 mata . tapi skrg bukannya d gede in prestasinya eehhh ini d gedein NC nya #heh . harusnya jadi org pinter … jd kn dek bsa keliling dunia #ggmutu.. terus ini gedein NC nya sampek NC25 wks kenapa gg NC40 ..kayak gmna tuh ….btw over all…tulisan ini sngt bermutu…ak jg orgnya gg ska nulis .. “”
    \
    THANKS A LOT

  27. terus ak jua mirkir .. seumpamanya bias itu baca NC .. ehh mau dikemanakan wajah bangsa indonesia , kalau anak2 / remaja2nya sudh membayagkan ke arah situ sebelum umurnya . bentuk penyimpangan.yang sanagt jelas sekali.

  28. Akhirnya ada juga yg bahas ini. Q sependapat dgn kamu dan kebetulan aq jg pernah baca ff nc,tapi lama2 jd males dan lebih suka baca ff non nc. Sbnrnya bkn diblog itu aja memberi imbas yg cukup parah,lebih parah lagi ditwitter bnyk bahas mengenai ini bahkan ada fanbasenya yg terang2an membahas itu dan aq miris bgt cm bisa blg wow itu org sadar gak sih followersnya itu bnyk dan pasti dr smua umur. Trus koq brani dia membuat account itu. Ada lagi RP,aq gak terlalu tau apa itu RP tp q pernah searc dan ktm RP yg lagi bahas yadong,skali lagi q cuma bisa blg apa2an ini?gila!!rasanya pgn bgt aq ngamuk2 ama mrk. Maaf bagi anda2 yg mgkn peminat RP,saya cuma menyampaikan pendapat. Terima kasih juga buat kamu,udh menulis tentang ini^^

  29. Yadong? Nggak guna. mempermalukan nama ‘penulis’. profesi yang seharusnya digunakan di jalan putih jadi sama seperti situs porno. Selain itu mempermalukan nama sebagai kpopers. juga agama masing-masing (mengingat aku juga muslim) rusaklah indonesia. Hih.

  30. klik kimchidee, ktemu blog ini,
    ternyata mba dee memang ahli tulismenulis ya, bahasanya enak, pas sekali rasanya,

    fanfic nc,
    kalo tentang kenyataan sama halhal lain ttg ffnc udah sip banget dipaparin diatas dan aku sebagai remaja blum dewasa sangat setuju,
    kenyataan ttg internet sebagai media bebas pun tdk bisa dibantahkan, juga hal ini yg sulit dirubah, sekarang,
    harapannku, semoga penulis penulis berbakat mau menjadi salah satu solusi untuk hal ini, mengalihkan fokus temanteman saya, (dan saya juga), lebih kepada kandungan cerita bukan sekedar adegan adegan yg tidak seharusnya, menunjukan kalo ff tanpa adegan nc itu jauh lebih menarik untuk dibaca, jauh lebih berguna untuk dijadikan penghilang sumpek, semoga.

    trimakasih pencerahannya mba,
    izin reblog boleh?

  31. kurasa aku tahu mbak blognya yang mana,
    dan aku setuju dengan apa yang mbak katakan, meski sebenarnya aku juga kadang-kadang baca FF yang kayak gitu. Tapi demi apa juga, aku ngga suka yang tulisan di blog itu, sekali baca juga langsung tutup.
    Dan lagi, aku ngga ngerti sama beberapa penulis FF yang sengaja bikin FF NC buat nambahin pembaca plus pemberi komentar, kita nulis dengan lapang dada, mau di komen atau nggak terserah aja ya, tapi tetep aja sih dalam hati yang paling dalem, pasti ada keinginan ada yang kasih komen di setiap tulisan yang dibuat. Gak jauhlah, macem aku ini, mbak.
    Terimakasih yang sebanyak-banyaknya, karena habis baca ini, setidaknya ada kesadaran tersendiri ketika ingin menulis NC (bukan hanya seks), harus di gembok. Dan pastinya, harus teliti melihat pembaca pake ID yang sebenarnya atau tidak.

  32. wah kak dee….
    setuju banged…
    aku juga sampe ngurut dada, koq bs yah anak di bawah umur sampe bs buat ff NC…..
    oh iya kak, walaupun sudah di gembok, penyaringan umur dalam pemberian password juga masih kurang di perhatikan kak…
    semoga buat semua penikmat ff dan penulisnya setelah baca tulisan kak dee bisa lebih pehatian dn sadar…

    makasih kak…^^

  33. *elusdada* untungnya seumur idup aku cuma pernah sekali baca FF smut (dan itupun masih yang dibatas kewajaran) malahan gak kuabisin sampe chapter selanjutnya. Thanks for sharing this~^^

  34. Salam kenal kakak ^^
    Rifka, 97 line ^^

    Setuju nih sama postingan kakak, temen rp(?) ku aja yang masih kelas 6 sd, bacanya udah nc -_- Astagfirullah..
    Mau ngingetin, tapi nanti dikira ikut campur hidup orang lain haha. Aku pernah baca FF NC sekali dan saya harap itu yang pertama dan terakhir. Bacanya aja waktu itu nggak sengaja karena FF itu ceritanya lagi ada konflik di twitter karena katanya ada yang plagiat. Eh, begitu dibuka, ternyata NC -____- waktu itu saya nyese se-nyesel2nya buka web itu dan baca, untung nggak nyampe selesai.
    Makasih ya udah share ini😉

  35. KAK DEE, 4 JEMPOLKU KUKASIH BUAT KAKAK!!😆
    emang yeeeeeee, itu NC beneran gak berguna.. maksudku NC yang beredar di fanfiction world.. dan tau gak siiiihhhh, seorang author ff yang kukenal lewat blog, kemudian sempet chatting via YM, bahkan pernah rekomendasiin ff NC ke aku.. dan waktu aku bilang aku gak mau baca NC, dia malah bilang aku harusnya baca supaya bisa belajar! WHAT?! apa coba yang bisa dipelajarin dari ff yang gak ada nilai moralnya selain adegan2 gak seronok.. -_-
    blogku juga tuh, kadang suka ada seach engine terms yang isinya keyword menjurus ke ff nc itu.. kurasa nyasar ke blog aku karena aku pernah nulis ff PG dan Restricted.. aku ada singgung di author note, kalau ff itu gak mengandung adegan NC, tp tema yang diangkat emang bukan tema anak kecil, jadi setidaknya harus ada bimbingan orang yg lebih dewasa, atau cukup umur untuk membaca cerita dengan tema di dalamnya.. yeah, tentang sex dini diluar nikah dan tentang kasus biseksual.. tp beneran gak ada adegan macem2nya.. -_- lagian mana mungkin aku nulis adegan macem2 begitu, rasanya kayak mau nampar muka sendiri.. aku bergelut di bidang anak2, kak.. gak mungkin aku membimbing anak2 untuk berkembang menjadi pribadi yang baik di dunia nyata, sedangkan aku ngerusak mereka lewat tulisanku di blog.. gila ajeee..🙄
    aku setuju sama kak dee, kalau kita harus bertanggung jawab sama tulisan kita, sebagai penulis (sekalipun pemula) aku pengen tulisanku bisa berguna bagi yang membacanya..🙂
    selanjutnya, hanya bisa berharap agar para penulis itu sadar, atau mereka yang masih di bawah umur, tidak addicted dengan ff semacam ini dan merusak diri mereka tanpa mereka sadari..😥

  36. Reblogged this on ChocoNut Garden and commented:
    Hi, dear. Kalian harus baca ini. Hal semacem ini, tanpa sadar merusak diri kita pelan-pelan, lho. Mari benahi diri masing-masing, kita ini generasi penerus bangsa!😉

  37. aku reader nc siih tp ga yg parah banget jugaaa masih lebih berminat sm romance sad, baca nc juga kalo ada yg nyempil.. setuju sama post-an iniiii dan ya bener2 deh itu screen ke dua gatau malu bangeeet.

  38. ngomong soal NC, jujur, saat pertama kali aku mengenal dunia FF, itu mah saat aku masih duduk di bangku smp, dan aku sama sekali tidak mengetahui soal NC! *polosnya* tapi benar, aku tidak tahu soal itu.. jadi pas aku membuka sebuah FF yang genrenya NC, mungkin karena aku tidak tahu menahu tentang soal NC, jadi pengin tahu apa sih maksudnya NC, jadi aku baca saja karyanya…
    dan JJER!!! aku benar-benar merinding akan apa yang aku baca, dan saat itu aku benar-benar masih tidak mengerti apa sih jalan ceritanya, sampai akhirnya aku menemukan adegan yang tidak cocok untuk kubaca, aku langsung tutup pagenya, dan merutuki kepolosanku dan juga authornya yang berani memposting karya-karyanya yang menjijikkan itu.. benar-benar, aku sempat trauma membaca FF hanya gara-gara tak sengaja membaca FF NC tsb >< mungkin lebih bagus aku memanggilmu dengan sebutan 'kak' soalnya you're older than me, so i must respect you ^^
    yah, pokoknya aku setuju dengan pemikiranmu ^^

    1. ada yang hilang dalam komentarku >< aku tulis sambungannya ya dee ^^

      jujur, setelah aku menemukan FFIndo yang memposting lebih banyak FF yang bermutu, apalagi saat menemukan karya-karya author hebat seperti Dee dan Hyeah, aku jadi bertekad ingin menjadi penulis yang seperti kalian … karena selain 'feeling' nya yang sangat kuat, aku juga bisa menemukan beberapa pengetahuan yang tidak pernah kutahu sebelumnya .. jadi aku merasa bersyukur bisa menemukannkarya-karya kalian ,. dan aku juga berterima kasih pada kalian semua yang sudah menginspirasiku untuk menjadi seorang author yang hebat , hihiihi

      pernah sekali aku ditertawain orang hanya karena aku melakukan search terhadap bahan-bahan ceritaku, katanya buat saja ceritamu sederhana.. tapi dalam pikiranku "bahasaku bisa sederhana, tapi at least ceritanya bermutu" bukan hanya feelingnya, tapi mutu ceritanya ….
      aku sangat proud of those authors who always do their 'homeworks' before they write a story ….. that's why i do it also, i dont care about what they said, i just want my story can teach us something useful ….

      ah, kok aku jadi curcol ya, maafkan aku Kak Dee ..
      mungkin lebih bagus aku memanggilmu dengan sebutan 'kak' soalnya you're older than me, so i must respect you ^^
      yah, pokoknya aku setuju dengan pemikiranmu ^^

  39. Sejak saya pertama baca artikel ini, saya mulai setuju sama eonni.
    Saya ini bisa dikatakan sangat baru menjadi k-popers. Karena sebelumnya *maaf* saya k-pop haters. Tapi karena kebodohan saya yang terlalu polos, labil, dan punya sebuah motto hidup konyol yang selalu aku rutuki sendiri karena motto saya yang memang konyol “never do something that u will regret it”. Terkesan cari aman dan tdk pernah mau mengambil kesempatan karena takut resiko. Aneh, kan?
    Umur saya 15 tahun, hampir lulus smp (sudah sih). Pertama jatuh cinta sama kpop thn 2012 sewaktu kpop lagi hangat2nya di Indonesia. Sejak itu saya mulai mengenal fanfic. Dimulai dari ath1532.wp atau apa saya lupa. Dan saya langsung jatuh cinta pada ff. Sebelumnya saya mengenal ff dari seorang teman saya yang suka buat cerpen2 di fb, meski castnya bukan kpop. Waktu itu umurnya 12 tahun dan saya 13 thn. Yang pasti saya mulai kenal ff dan saya belum mengerti soal rating2an, karena memang pemikiran kami sejauh batas pemikiran anak2 pada umunya, berkat orang tua kami tercinta tentunya, yang hanya mengijinkan saya nonton film kartun -__-
    Setelah saya mulai kenal lalu saya mulai membaca ff di wed (biasanya di fb dan itu hanya karya teman2 saya). Saya menemukan sebuah web bagus dgn cerita2 bagus juga. haha
    Saya lihat ada top story dgn komen terbanyak. Otomatis saya penasaran. Karena saya samasekali tidak tahu menahu tentang rating pas sy baca judulnya blablabla-NC21 saya pikir NC21 itu bagian dr judul krn saya pernah baca ff yang tulisannya blablabla-NY21 (yg NY21 itu maksudnya new york 21 century) Akhirnya tanpa ragu saya baca, mulai feeling ga enak di tengah. Pas ada bagian anehnya aku bingung, tp sy lanjut smp di tengah sy ngerasa aneh dan saya tutup.
    Tapi sy belum ngeh2 juga arti NC21 jd saya sering baca yg ada kodenya gitu tp selalu sama, saya berhenti di tengah dan males lanjutin.
    Baru saya berani tanya sama teman saya, baru saya mengerti.
    Sekarang saya coba g baca NC lagi. Yang saya kesalkan, seringa ada cerita bagus, yang pas part ke sekian ada unsur NC. Akhirnya cuma bisa menghembuskan nafas berat karena kecewa.. HUHF…
    Saya berharap akan semakin banyak cerita2 berkualitas tanpa melibatkan unsur NC atau setidaknya ada skip versionnya, jadi anak22 (sok awet muda hehe) seperti saya lebih leluasa membacanya…

    Maaf komen saya yang gak bermutu dan panjangnya minta ampun. Semoga tdk ada anak seperti saya yg terlalu polos dan naif smp jadi tdk tahu apa2 begini. Annyeong! ^^

  40. aku pernah nulis f nc loh… *angkat tangan*
    tentu saja aku sudah cukup umur. Well, aku jg sbnrny paham bgitu krn aku jg kuliah di bidang keilmuan yg menyangkut hal sprti itu *ga jauh2*

    tapi, aku menulis g maksud untk mncelakai org yg baca. aku jg ga nulis bnyk kok. ff nc yg kubuat jg dg gaya penulisan kiasan yg hanya org dewasa yg paham. lagipula… aku benar2 menyeleksi ketat siapa yg boleh membaca. emang prnah ada reader yg msh di bawah umur minta pw sm aku. ampe ngerengek. tapi, tentu saja aku dgn tegas ga ngasih.

    yg jelas, aku menulis nc saat itu brmksud besar bahwa tulisan nc ga melulu dgn kata2 fulgar. mskpn maksud bener itu sgt tipis, tetep j bnyk hal buruknya klo dibuka gitu aja tnp proteksi untuk postingan tulisannya.

    intinya sih memproteksi dgn baik.
    sebaiknya sih emg gt. klo penulisnya sadar, yah jagalah para pembacanya dgn baik. otak anak2 emang penuh imajinasi liar. haha

  41. Errrr… Kak…. Gue kok rada2 gimana ya… Gimana ya…

    Kak gue banyak baca FF bgonoan.. Trus gmana.. Kdg gue brimajinasi liar.. #haduh gue curcol sama Kak Lia tapi.. Tapi.. Aku gg kelewatan.. Mau mraktekin LOL aku kan single..

    Gue merasa jdi korban tapi juga pelaku #apa ini… Aku prnah ngsih link blog itu ke tmen aq.. Wkwkw.. Tpi skrng gg kok. Blog-nya ditutup dan aku bralih ke FF yg normal(?)..

    Wkwkkw tapi kakak dh trlnjur ngsih PW ke aku.. Jdi ttp aq bca.. Skli2 dosa.. #apa ini.. Wkwkwkwk

    xoxo

  42. bener! aku yang udah 20+ aja berasa malu kalo liat ada tulisan NC, baru tau juga kalo ternyata author NC itu malah banyakan lebih muda ><
    sebenernya kalo mau "ngejar popularitas" sih penulis yang "memang berkualitas" gak harus nulis NC kala cuma untuk promosi blog pribadi dia. Lagipula masih banyak kok blog yang bermanfaat untuk dibaca dan menambah wawasan ketimbang blog NC yang nambah2in dosa😀

  43. bener! aku yang udah 20+ aja berasa malu kalo liat ada tulisan NC, baru tau juga kalo ternyata author NC itu malah banyakan lebih muda ><
    sebenernya kalo mau "ngejar popularitas" sih penulis yang "memang berkualitas" gak harus nulis NC kala cuma untuk promosi blog pribadi dia. Lagipula masih banyak kok blog yang bermanfaat untuk dibaca dan menambah wawasan ketimbang blog NC yang justru menambah dosa😀

  44. wahhhhh seSUJU banget😀
    INFO nya sangat BERGUNA bagi READERS termasuk AKU
    AKU juga heran tiap mau cari ff pasti yg mucul pertama NC
    hffffffffttttt untuk aj bisa TERKONTROL dan tidak ikut bujukan SETAN .
    soalnya saya diBAWAH UMUR
    GOMAWO y thor INFO nya
    DAEBAKKK😀

  45. setuju banget sama yang tertulis disini !! terutama yg hal ngucapin assalamualaikum, bismillah, dll. aku mikirnya ucapan kea gitu ga cocok utk mengawali cerita2 or tulisan semacam itu –”
    btw, aku ijin reblog, ne🙂

  46. aduh ini bener banget. aku prihatin banget sama anak kpopers yg usianya dibawah umur (di bawah 17) suka baca ff NC, atau lebih parah lagi udah ada yg nulis ff NC (soalnya aku BANYAK nemu). buat aku sendiri membaca ff yang ada adegan yg terlalu eksplisit aja udah nggak nyaman (even aku udah cukup umur yah) , apalagi yang NC. aku juga punya blog ff terus tiap kali buka site stats kebanyakan hasil pencariannya tuh ff nc nyesek banget astaghfirullah.
    Aku ijin reblog yah, dan salam kenal juga ^^

  47. Ff Nc emang benar2 merusak moral anak bangsa ><
    akupun buka tuh wp nc gt. Eh ternyata, Jo**ok bgtt.
    Aku smpet bc lg dan ternyata ceritanya itu2 ajaaa dan aku malah ji**k dan bosen. Tulisannya jg bnyk typo, acakan.
    Rata2 koment2 disana malah menganggap keyadongan adalah hal wajar. Malahan menamai diri mereka 'yadongers sejati'
    whatttt?!
    Ff nc benar2 berbhya bngtt. Bhkan aku tahu adegan begituan dr membc ff itu. Padahal awalnya gak tahu samsek. Huhuhu

  48. Ff Nc emang benar2 merusak moral anak bangsa
    Bahkan aku pernah nulis ff malah dikomen, ‘knp ngak ada adegan ki**ue nya’ jlebb bngt gt…
    Bukannya gmana2. Tp merasa bersalah aja kalo nulis yg kea begituan, adegan ki**ue dkk apalagi adegan ran**ng o…0
    yg vulgar bngtttt. Aku pernah bc krn awalnya penasaran bngttt dengan kata ‘yadong’ pas ketik kata ‘ff’ di mbah google, recomanded na pada gtuan semuaaaa huhu, ff nc 21 lah, ampyun deh.
    akupun buka tuh wp nc gt. Eh ternyata, Jo**ok bgtt.
    Aku smpet bc lg dan ternyata ceritanya itu2 ajaaa dan aku malah ji**k dan bosen. Tulisannya jg bnyk typo, acakan.
    Rata2 koment2 disana malah menganggap keyadongan adalah hal wajar. Malahan menamai diri mereka ‘yadongers sejati’
    whatttt?!
    Ff nc benar2 berbhya bngtt. Bhkan aku tahu adegan begituan dr membc ff itu. Padahal awalnya gak tahu samsek. Huhuhu

  49. aq stju bgt sm artikel ini, mmg seharusnya kalo author itu ya mmbwt karya dg tema yg sesuai umurnya aja n kalo author yg mmg udah ckp umur n mmg pngn ngshare “imajinasi liarnya” ya sebaiknya diPW aja spy bnr2 reader yg sdh layak aja yg bs mengaksesnya.. tp ssh jg sich ya krn kan author ssh ngbedain mn reader yg msh dibwh umur atau yg udah ckp umur, krn yg nmnya dunia maya jgnkan umur bhkn identitas diri kyk nama aja bs disamarin =__=.. jd ya tergantung kesadaran msg2 org jg sich.. aq kmrn ini smpt bc ff yg bertema yaoi n itu pertma xnya aq bc ff dg tema itu, stlh bc itu jujur aq ngrs jijik n agak nyesel knp aq hrs bc pas adegan NCnya wlwpun aq udah ckp dewasa untuk bc itu semua.. n yg lbh prh lg ternyata cman gr2 itu ff aja ngbw aq agak sdkt illfeel sm idol yg dijadiin main castnya, pdhl dlm kenyataannya mrk itu biasa aja lyknya tmn bhkn sprti sodara tp koq aq mlh mkr gtu ya =__=.. wah bnr2 ngrsk pkrn tuh ~___~.. ini bkn cman berlaku untuk yaoi aja tp jg smua ff yg berlabel NC.. mending bwt cerita yg ringan2 aja dech, atau yg lbh bgs lg yg mengedukasi😀..

  50. annyeong🙂
    halo ini author dee yang di ff indo bukan?
    hehehehe salam kenal eon aku baru pertama buka web pribadi eon nihhh ini juga dpet rekomend,,,, bagusss banget postinganngannya
    sedikit cerita ya eonn
    aku kan k-poprs dari SD *bocah semakin menjadi saat SMP nah disitu aku mulai gemar baca Fanfic dengan alasan novel gratis plus gampang bayangin mukanya, aku dulu sempet baca ff nc karena gak di kasih ratting , dan mualnya itu sampai berhari-hari , ironisnya temen aku malah bangga baca ff nc khususnya yadong, aku udah coba ingetin tapi percuma, setiap aku kasih artikel dia bilangnya ” ah bacanya kepanjangan” nahhh sekedar bertanya adakah ide ide lagi untuk warning “menakutkan” selain password? usia bisa di tipuin thor, and kadang tulisan ncyang ngejeblak gede aja ga digubris

    1. daripada warning, lebih baik nggak usah publish aja. Sekarang memang seorang author itu harus pintar. Kalau dia niat mau gembok tulisan dengan batasan umur, maka dia juga harus ngecek apakah pembacanya ini sudah benar-benar mencukupi.

      Pembacaku juga ada beberapa yang nakal, tapi kita sudah harus siap lebih dulu. Ngecek twitternya kek, atau history usernamenya. Ya, itu memang ribet, tapi udah jadi resiko kalau memang ‘niat’. Untuk sementara ini aku lebih menyarankan penyaringan pembaca dengan password dan lebih aware sama batasan umur,, no comment untuk rate NC yadong. Authornya sendiri udah harus dirukyah kalau masih berani publish untuk umum. ._________.

  51. OMO aku nemu juga postinga. bermutu begini.
    semua ulasan diatas emang bener banget. sekarang FF berlabel NC bener2 merajalela dengan mudahnya. pdhl dulu, FF yg baru menjerumus NC aja udh di proteck sama adminthornya dengan berbagai macam kode yg bener2 ribet. tp klo liat dunia perFFan sekarang. hmmm

    aku salut sama brill fanfiction ini yg mau dengan berani mengulas tentang masalah FF NC.
    keep writing, dan buat FF yg bermutu seterusnya yah. hwaiting!!!

  52. ah mian aku salah tulis nama pemilik artikel. maaf banget, karena sebenernya aku baca ini dari blog lain yang pasti sudah ada ijin reblog. dan semoga kesalahan ini ga mengurangi rasa kagum aku buat penulis artikel sebenarnya.

  53. setuju banget sama pembahasannya thor, setuju sih kalo dipikir dari segi logika lahir batin berikut dampak akibatnya (?) tapi sejujurnya pernah baca FF NC yang bisa dibilang engga sekali dua kali, dan diendingnya merasa bias yang jadi main castnya itu lebih bukan dibiasin tapi ternistakan. sejujurnya suka bingung sendiri sama author yang punya hayalan begitu, serius ngefan, apa mau jelek jelek in nama main castnya. sayangnya sekarang blog yang hobi nulis FF NC gampang banget buat dicari.

  54. jujur aja ak emang pernah baca beberapa ff.nc pas aku msih d bawah umur. Tp skrg ak udh 17 th and g ada rasa pgen baca itu ffnc lagi. Why? selain karena udah disibukkan sama sekolah dan waktu itu guru aku bilang
    ‘saat kalian membaca ataupun melihat bahkan membayangkan adegan ranjang atau yang biasa disebut adegan seks, gelombang otak yang sedang beksrja adalah gelombang alpha. Ketika gelombang alpha bekerja, gelombang beta yg hanga bekerja kala ada ketenangan sedang beristirahat. nah belajar pun menggunakan gelombang beta. Tapi, gelombag alphalah yang juga akan merusak otakmu. Jadinya dedel *sambil nnjuk orang/?* jadinya otchom (otak comberan), dan bodoh!’
    Sebenernya pada umumnya semua agama juga melarang hubungan seks sebelum menikah kan? Apakah kalian tidak akan terdorong untuk melakukan seks itu secara nyata jika di dalam.diri kita telah diasupi banyak ff maupun cerita dewasa seperti itu. Tidak hanya yang koreanlovers, bahkan cerita dewasa tanpa embel2 koreanlovers juga bnyak tersebar. Inikah pemerintahan Indonesia dlm mngatasi mslh kenakalan remaja dibidang pornografi?
    It’s just my opinion. Thanks. Btw, aku pgunjung baru😀

  55. halo kak, aku lagi blogwalking dan nemu artikel ini. Seriusan, artikel ini bner2 berguna banget untuk para anak2 di bawah umur *termasuk aku* untuk ga ngebaca ff dengan genre tsb. Jujur, dulu aku sempet ngebuka 1 ff dan ada rating NC-nya, dan aku hampir baca ff itu, tapi, makasih utk ke-tidak-siapan utk baca adegan … nya yg membuat aku langsung close tab tsb. Lalu, begitu aku baca kalo pengarang ff itu tuh rata2 di bawah umur, DEMI APAPUN, AKU SYOK PAS TAUNYA. Prihatin, gimana bangsa ini jadi bangsa yg berkualitas kalau generasi muda nya udah ternodai pikirannya??

    Dan, sejak ngerti soal rating2an, aku udah berusaha utk ga buka dengan genre ff tsb. Oke, sebenernya pernah buka sekali, tapi itu karena part2 ff sebelumnya tuh bagus banget. Giliran ada adegan *** nya, hahaha skip lah yaw, ga mau ngotorin pikiranku ini wkkw..

    Maaf utk komenku yg dari atas smpe bawah ga nyambung ya kak -,- ini karena aku masih speechless utk fakta yg terjadi di negara kita ini. Last word, thank you to write such a great article, semoga adek2 kita bisa sadar utk bisa lebih memilah bacaan mana yg “pantas” utk umur mereka.

    FIGHTING and KEEP WRITING kak… (pdhl blom pernah baca ff kakak -_- #plak)

  56. halo kak dee, makasih banget udah nge post ini entah kenapa aku jadi ngerasa sedikit bangga karna selama ini walopun aku udah di desak teman2 kpopersku untuk baca ff NC aku selalu nolak, pernah juga sekali nggak sengaja karna nggak tau apa maksudnya NC dan baca sebelum jauh feelingku bilang, udah close tab aja, dan akhirnya aku close tab dan pas baca ini aku bersyukur banget pas itu aku nggak jadi baca
    aku juga turut prihatin sama screen caps yg di post kak dee di artikel ini, heran aja sungguh kenapa membuat ff NC malah membuat mereka bangga?
    bahkan kak, maaf curhat dikit, temenku ada yg suka bikin ff dan malah sering nanyain aku, km mau tak buatin ff NC nggak? ya Tuhan aku langsung nolak aja gitu, yah walopun aku dijauhi karna dianggap sok suci, seenggaknya aku selalu berdoa semoga dia cepet sadar karna semua hal nanti bakal ada waktunya
    kak aku ijin share link artikel ini ya di twitter, pasti aku sertain creditnya kok, makasih! ^^

  57. Annyeong …….
    Setujuuu…. penulis seharusnya punya tanggung jawab terhadap tulisannya

    aku nggak begitu tahu alasan para penulis itu buat nulis NC tapi aku pernah dengar sebuah fakta bahwa seks itu bikin kecanduan (meskipun hanya sebuah ff), dan mungkin dari situlah, setahuku entah kenapa komentar pada ff NC biasanya banyak (aku juga pernah baca karena penasaran, hehe), dan sebagai seorang penulis, bukankah itu suatu kebanggaan tersendiri jika tulisanmu banyak yang baca, yah…. meskipun beberapa lebih milih lewat jalan yang salah, selain itu komentar yang mendukung biasanya membuat penulisnya ingin dan ingin menulis lagi, tak begitu peduli dengan dampaknya asalkan banyak yang suka, (hanya dugaanku-abaikan saja🙂 )

    tulisan yang bagus cingu ^^

  58. what? anak 11 tahun baca ff nc??? *lebayefek
    aq bener2 baru tau. mgkin karena aq cuma pnya temen kpopers yang umurnya 20 keatas, jadi g tau kalo fans(?) ff nc itu masih bocah…
    hmmm aq juga baru tau knp itu wp diprotek ahahaha *kuperparah
    jujur memang dulu sebelum itu wp dprotek sempet baca, tp milih milih author juga. coz kdg banyak cerita yg cuma ngandelin nc tanpa ngliat alur cerita. sangat sangat aneh n ga banget. apalagi genre yaoi. iyuwh ga bgt deh. cuma baca sekilas langsung tutup, bikin eneg..
    tp semenjak wp itu diprotek, aq g pnah cari cari lagi.
    bagus juga sih, jadi g perlu baca nc lg….
    btw nice topic,🙂 sayang aja aq baru nemu ini page…

  59. Kak Dista, aku setuju banget sama tulisan ini. Duh. Telat banget aku baru baca dan komen sekarang.
    Mungkin pengalamanku juga sama kayak para pembaca yang sudah komen sebelumnya. Dulu aku nggak sengaja terdampar di sebuah ff yang ber-rating nc. Disaat itu aku masih getol-getolnya nyari ff yang bisa kubaca lewat hp. Berhubung ff itu nggak diprotect, ditambah aku nggak ngerti masalah rating-rating yang biasanya berlaku di ff, jadilah aku nggak sengaja ngebaca.
    Jujur, saat itu yang aku rasain ngeri sendiri. Bukannya apa, yang ada malah nambah dosa. Duh.
    Semenjak saat itu aku mulai hati-hati nyeleksi ff apa yang mau aku baca. Aku juga sampe memperingatkan adikku habis-habisan, dengan ngasih tau supaya dia nggak baca ff nc. Biar kejadianku nggak terjadi ke dia.
    Kalau menurutku, salah satu tindakan preventifnya adalah dengan ngasih tau lebih jauh ke pembaca tentang rating-rating yang akan dipakai di sebuah ff. Karena para pembaca (sama seperti aku) yang masih bener-bener baru nggak ngerti sama sekali tentang rate yang biasanya ditulis di ff, dan dengan lugunya terperosok.
    Dan, yah. Tindakan preventif lainnya adalah dengan adanya kesadaran dari diri masing-masing, sih. Kalau misalnya masih underage, ngapain repot-repot mikirin urusan orang dewasa? Itu ada waktunya, bukankah gitu, kak Dista?😀
    Intinya aku setuju banget sama tulisan ini. Orang-orang perlu tahu tentang ini.

  60. Saya mau coment tapi agak bingung karna mungkin pola pikir yang berbeda
    tidak semua penyebab kerusakan moral anak bangsa rusak karna membaca ataupun membuat ff nc..
    Karna menurut saya faktor utama penyebab moral anak tetap pergaulan bebas..
    Dan ff tidak terlalu berpengaruh
    karna saya sebagai pembaca sekaligus pembuat ff nc namun yaoi dirini saya dan teman2 saya sendiri merasakan dan menjalankan aktifitas ini dan selama ini kami merasa tidak merusak moral dalam arti yg berlebihan contoh seperti yg anda bahas tadi “mempraktekan adegan ranjang” karna kami yakin kamitidak serendah itu dan sudah banyak juga author yg ff nc nya hanya mengutamakan genre contohnya romance dan nc hanya sebagai pelengkap dan dalam penceritaan adegan nc banyak juga author yg menggunakan kalimat puitis sehingga tidak menceritakan adegan nc secara menditail.
    Jujur saya sebagai pembaca+pembuat ff na khususnya yaoi merasa tersinggung..tidak semua pembaca+pembuat ff nc reperti yg anda katakan tadi..
    Mohon maaf jika koment saya mengganggu saya hanya mencoba menyampaikan pemikiran saya..thank’s

  61. Overall, aku setuju sama isi postingan ini. Miris, ngeliat mudahnya akses membuka blog-blog yang berisi FF NC dan tanpa penyaringan. Oh ya, ngomong-ngomong ingin ngasih info aja, walaupun FF NC sudah di-protect, namun percuma jika ketika readers menanyakan password tsb pada kita dan kita tidak menyelidiki atau menanyakan berapa umur mereka. Sudah seringkali terjadi, anak-anak di bawah umur dengan mudahnya mendapatkan password tersebut dari si author atau admin WP tersebut. Kebanyakan dari mereka (teman2 author di sekitarku) mengunci sebuah FF NC bukan karena menyadari fanfic tersebut berisi hal2 yang berbau seks atau kekerasan, namun karena menghindari adanya silent readers! walaupun pembaca setianya yang selalu meninggalkan komen dan like fanficnya tsb adalah anak-anak di bawah umur, kebanyakan mereka akan memberi password dengan mudahnya tanpa mempedulikan umur pembaca. Ini benar-benar memprihatinkan.

  62. wah, ketemu artikel yg ngasi banyak pencerahan😀

    jujur aja aku bukan penikmat ff, malah bs dibilang ga tau apa2 soal ff, tapi temen baik ku author ff n dia sering cerita soal proses bikin ff-nya. aku suka bgt baca, jadi aku ngerasa kok aneh aku ga pernah baca tulisan temen sendiri? jadi aku coba nengok blog nya dan nemu keterangan2 gitu, salah satu nya ya “ff nc” itu. aku bingung apa maksudnya (krn bener2 buta ff) n nyari tau, dan setelah baca artikel ini… langsung syok.. astaga.. ikut prihatin sama adek2 di bawah umur yg udah mengkonsumsi tulisan2 spt itu, sementara aku yg udah dewasa malah lebih menikmati buku2 petualangan fantasi remaja dan anak2 (terbalik, ya?) tulisan ini bagus bgt buat pembelajaran, supaya dijadikan perenungan dan bisa lebih “berhati2” memilih bacaan yg baik di internet..

    terima kasih untuk info nya ^^

  63. Hi kak ^_^
    aku tau kakak dari blog ‘Saladbowldetrois’ di sana kebanyakan FF yang keren-keren, aku suka ^_^
    aku setuju banget sama yang kakak bilang diatas, walaupun aku beda agama, tetep aja itu ngelecehin agama mereka sendiri v_v mereka emang gak tau malu, Oh… iya kak, ini posting yang udah lama ya?? maaf kak, aku baru tau postingan ini v_v
    Ijin re-blog ya kak^_^ biar peminat FF yadong makin menipis ^_^ Makasi

  64. setuju banget kak (y)
    emang banyak malahan yg umurnya dibawah 17th tapi udah berani baca/nulis ff gitu.

    aku sebagai k-popers, dulu nggak tahu apa artinya ‘NC’ pernah coba lihat dan aku males -,,-
    menurutku itu nggak pantes lah yaw -,,-

  65. banyak kak yang kayak gitu, di search engine google aja kalo tiap ketik ff langsung prediksinya kluar ff nc, ff yadong, mariage life, dan sejenisnya, setelah coba baca salah satu malah tambah ilfil lagi, alur ceritanya ga banget, malah terlalu di fokuskan adegan yang begitu2. ouwhhhh,,,,

  66. Yap bener bnget, bahkan sekarang gk hanya pembacanya aja yg masih d bwah umum, tp ada banayak juga author yg masih smp ato d bawah umur, dan dia juga nulis d author’s note ”maaf ya kalo ceritanya agak kurang sma gaje, soalnya ini ff pertama ku yg nc”
    wooyy sdar gak sih umur lo berapa belum pantes lp nulis kaya gituan,
    dan paling parahnya skarang ff yg pling banayak komen ya kalo ada sedikit unsur yadongnya ni ak bca d salah satu status penggemar k-pop
    dan yg nulis suruh bca bismillahirah, sma istigfar keterlaluan bnget

  67. Menurutku NC dan SILENT readers itu sahabat karib seperti sepasang kekasih yang sangat sulit dihindari. Selama aku baca FF rate NC selalu banyak yg baca tapi sedikit yang comment. Memang sangat sulit bahkan sudah diprotect juga masih sulit dihindari. Masalahnya mereka tidak kelihatan keabsahannya. Absurd. soal umur juga bisa dimanipulasi kan, ga mungkin author akan memeriksa satu satu pembacanya. Mungkin cara penulisannya saja yang diubah, tidak terlalu fulgar dan tidak terlalu mengekspos kegiatan sexnya. Misalnya sebelum di posting alangkah baiknya melewati seleksi dulu dibagian adminnya selain diprotect tentunya. Memang merepotkan sih tapi bisa mengurangi pembaca dibawah umur.

    Tapi semua itu kembali kepada pembaca masing masing. Semua tergantung kebijaksanaan pembaca dalam menyikapinya. So authornim yang sudah menulis artikel ini trimakasih postingannya.

  68. Wow…wow…wow…sbar eonni.tpi aq stuju bgt ama eonni,ff NC itu ngerusak moral bgt.scene yg bner” gk patut bkn hanya bwt anak d bwah umur 17 thun aja,tpi siapa aja yg blum pntes bwt tau hal” kyk gtu.jujur d awal aq baca ff itu aq gk tau apa itu NC.dn aq prnah bca beberpa ff dgn rate itu,stelah aq tau apa itu NC aq jdi kapok dn nyesel pke bgt bca ff NC.bkn hnya scene yg ada di ff itu aja,tpi kta” yg d pke itu bwat a pngin mual dn pingin mntah,trutama bwt ff NC yg brceritakan tntang sex.mka dri itu aq lbih memilih bca ff yg rate nya maximal PG-17,untuk yg PG-17++,PG-18.aq udh gk mau bca.

  69. i agree with you,, emang udah memprihatinkan generasi penerus di indonesia.
    aku beberapa kali baca ff yang rate-nya 17+ dan yang lebih parah lagi hampir semuanya yang nulis adalah anak dibawah usia 17 tahun.
    kebayang kan gimana ngeresnya otak mereka.
    sebagai seorang perempuan dan juga seorang ibu, aku bener-bener khawatir dengan perkembangan jaman sekarang ini.
    ada gak sih yang bisa buat sistem buat para penulis dan pembaca FF, biar mereka bisa nulis dan baca FF di blog sesuai dengan usia mereka.
    kalo kaya gini trus mau jadi apa bangsa kita nanti???

  70. uugh.. sempet bingung.. kebanyakan kata#abaikan
    tp bner kt kakak..

    pertama yg kasih tau aku ttg ff nc(yadong) tuh adek aku loh.. waktu itu sempet baca(uups), tp ga sampe hbis.. bner* adek aku itu.. dia terlalu cepet kenal internet.. dampaknya ky gini nih..

    kalo aku sukanya nc(kekerasan)#siapayangtanya
    tp ya cuma sekedar suka aja..

    mm aku suka kakak^loh?^,, kakak jabarin hal* penting bagi penikmat(?) ff,, juga pengertian buruknya ff nc buat anak dibawah rating..

    fighting kak

  71. Author, jhoha (y)
    adek adek yg masih unyu” harus dpt pengawasan lebih dari ortu, tugas adek” itu yg utama belajar pelajaran yg bener dulu mtk, pkn dkk,
    dan author” juga harus inget akan generasi penerus bangsa
    proteksinya ditingkatin lagi

  72. jangankan nc yadong.bahkan yaoi yuri juga marak bgt-_-
    apa coba baca yang gitu.oke itu emang hak mereka bikin/baca yang gitu,tapi gak dibawah umur juga.
    sodara aku yang masih sd aja kayanya pernah baca,di facebook dia like page ff nc,gila parah bgt dia.di hpnya ada foto yg gk lazim pula buat anak sd.sumpah bikin kesel sama yg sembarangan post ff nc gak pake pengaman.

  73. Ia bener, sekarang banyak author yang ngawur, bahkan gak sedikit author yg menggunakan bahasa yg kurang pantas d tulisannya… dulu aku pernah baca NC tapi sekarang udah nggk aku lebih syka sad or comedy, sekalipun marriage life tapi aku gak suka kalo ada bagian NC-nya… lebih baik d skip aja

  74. Saya sangat setuju dengan artikel yang Kakak tulis di sini. Saya remaja 18 tahun dan yeah…sebenarnya sudah cukup lama saya memikirkan ini dan baru menemukan artikel yang membahas hal tsb lebih lanjut. Saya mau menambahkan bahwa selama saya menjumpai ff NC, saya menyadari label NC hanya diberikan kepada ff yg mengandung unsur seks saja. Sedangakan fiksi yang mengandung adegan kekerasan fisik, kata2 kasar, pembunuhan sadis dan tidak manusiawi sma sekali tidak diberi label NC. Padahal NC tidak hanya untuk fiksi genre erotica. Namun jika dibandingkan dengan fiksi erotica, ff NC jelas lebih gamblang menceritakan adegan ranjang. Lebih berani. Jujur, saya pernah membaca ff NC dengan author yang usianya di bawah saya. Dia masih remaja awal dan sudah bisa menceritakan adegan dewasa secara frontal. Saya tidak tahu harus salut atau miris. Namun, saya tidak membaca scr keseluruhan ff NC tsb. Saya hanya tidak sengaja menemukan itu dan menemukan fakta bahwa yah…bisa dibilang ff tsb memunya i kualitas cerita yg rendah mulai dari tema, plot, alur, edukasi bahkan pemilihan diksi yang benar2 jauh dari kata bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tapi, mereka memiliki jumlah pembaca yang sangat banyak! Saya juga seorang penulis cerita fiksi dan genre yang kuambil tidak melulu fanfiction dan actually, saya belum pernah-atau tidak akan-menulis cerita NC rated. Sejujurnya saya tidak punya gambaran dalam menulisnya. Jangankan gambaran, rasanya mau menulisnya geli. Tapi…saya tidak akan munafik. Otak manusia pada dasarnya emang “ngeres” dan sebenarnya itu adalah pemikiran alamiah, naluri. Sekalem-kalemnya orang, pasti pernah memikirkan hal berbau “intim”. Semuanya kembali pada diri masing2. Maaf ya, jadi panjang sekali komentar saya^^ terima kasih.

  75. Bego banget sih tuh orang udah tau ff nc pembukaannya pake basmalah kgk punya otak kali yah dia mencemarkan nama baik agama islam aja otak tuh taro mana pake sebut2 isthigfar kalau dia tau apa namanya islam knp bacaan2 suci di blog Nc ckkk… !! Setuju bgt aku thor kadang2 ngeri juga takutnya karna keseringan baca ff nc malah pengen ngerasain sendiri dan akibatnya malu dg perbuatannya sendiri kasian orang tua dia yg sanggat malu dg kelakuan anaknya !! Ff Nc indo itu emg parah bgt ok jujur aku memang pernah baca ff Nc tp itu hanya kebetulan saja krn aku dulu kgk ngerti namanya yadonglah Nc lah saya aja baru tau tulis itu BARU TAU Nc itu apa itu juga dikasih tau ama teman2 , sumpah teman gua setan bgt ngasih tau yg enggak bagus mending ngasi tau pr aja -,- itu juga bener2 nyesel bgt gua pas tau apa itu ff Nc rasanya berasa nonton yadong live jijik liat postingan Nc !! Mungkin segini doang dah thor aku komentnya takutnya kalau mau komen lg malah kayak ff dah -,-

  76. Kakaaaak.. Maaf, kemaren2 aku kira NC itu No Chapter, yaa kubacalah itu, ternyata isinyaaaa… Jeng jeng jeng…. Buat mata aku bulat sempurna O.O paraahh.. Duuhh merasa berdosa waktu itu kak, krn aku msh 16 tahunan gitu😦
    Terus ya sempet hiatus baca ff, eh ada ff chapter bagus tp ujung2nya nc nya jd bnyak, ya kutinggalin itu ff. Merasa ternodai baca itu kak.
    Terus yg bnyak yg gak ada adegan apa2 malah diprotec, sedangakn yg parah kali malah gak diprotec. Jadi sering ketipu gitu aku kak..
    Setuju sm kakak, author harus lbh bijak buat publish tulisannya. Aku baru tau akhir2 ini ternyata gak sdkit author yg msh dibawah umur buat ff yg gak sesuai sm usianya. Miris ya kak. Semoga setelah baca artikel ini semua kita bisa lebih baik. Aamiin.. Maaf kak panjang banget hihi😀

  77. Duuuhhh… baru nemu wordpress ini…
    Ini tulisan supeeeeeeeeeeeeeerrrrrrrr sekali…
    bener banget semua yang ditulis apalagi tentang gambar yang capture itu…
    adooooooohhh… parah gila…
    aku bukan pembaca setia FF tapi sesekali aku suka baca FF.
    Awalnya kukira salah satu tolak ukur FF bagus itu adalah yang mempunyai banyak komentar tapi kalau aku liat beberapa FF yang beredar, komentar paling banyak adalah FF dengan genre NC…. aiiiiiihhhhhh… kesal banget… mending kalo ceritanya bagus, baru baca satu dua paragraf, udah langsung eneg… malas ngelanjutin…
    serius… heran banget FF begitu bisa dapat komentar terbanyak.
    padahal menurutku banyak cerita yang lebih bagus dari segi cerita dan alur…
    Umur udah lebih dari 20 tahun tapi aku lebih tertarik dengan FF yang menyajikan alur cerita bagus dengan menggunakan pemilihan kata yang lugas dan sedikit high class…
    harapanku, semoga para author lebih hati-hati dalam membuat dan menyebarkan FF yang telah dibuat.
    menuangkan ide dalam cerita bukanlah suatu kesalahan tapi penyaringan dan syarat2 untuk pembaca harap diperketat.

  78. aduhh asli thor miris banget aku bacanya, agak susah juga kalo mau nyaring readers sesuai umurnya, aku takut aja gara2 ff fikiran mereka malah ga fokus saat belajar, apalgi banyak reader yg masih sd dan smp juga, aduuh ga kebayang deh, kalo author kerjasama dengan author lain utk nyelesain problem ini bisa ga ya? tapi mmng susah bgt sih, ttep semangat thor^^

  79. halo kak ^^ aku setuju banget sama postingan ini.
    aku bukan orang yang seneng atau maniak banget baca ff nc. justru aku ga suka -.- gimana ya.. sering banget juga nemu ff yang hanya memfokuskan ‘adegannya’ padahal kalau ide cerita di luar nc-nya lebih dikembangkan itu jauh lebih bagus. dan mungkin aku bakal lebih tertarik buat baca ._. dan… ada temen aku dia masih sd. dia tuh sukanya baca yang nc ._. yaa anak sd gitu. dia bilang ‘hampir nyoba’ apa yang ada di ff nc. yaampun😥 mending hal baik yang dicoba. lah ini boro2 hal baik .__. untungnya sih ga kebablasan sampe beneran dicoba. jangan sampe malah -_- yaudah kak itu aja ._. pokoknya postingan ini great banget serius. aku ijin reblog ya kak heheh ^^

  80. Annyeong! Wah aq stuju bgd sama postingan ini, jujur, ga munafik, aq juga perna bca ff nc, tp berujung malu sendiri dg pemaparan yg bener2 terbuka keg gt, dan ga lagi2, gila aja kalo yg nulis anak smp, seliar itu kah imajinasi mrka,,, u,u
    yg aku tau terlalu bnyak mengkonsumsi hal2 sprti itu bkalan mengganggu sistem saraf dan kinerja otak.
    Yg aku khawatirin d dunia perfanfiction.an ya sprti ini, sisi kelam fanfiction, berharap ank2 muda skrg lebih mawas diri dg hal2 seperti itu /bow/

  81. aku setuju gak setuju sama tulisan diatas. terkadang adegan nc dibutuhin untuk menambah ‘indah’ (atau apapun itu namanya -_- susah dijelasin) suatu ff. yaa… tentunya dalan batas yg wajar kalo emang ff itu mau dibaca semua umur. dan gak vulgar
    dan kalo boleh ditambah, aku sedikit gak suka sama author yg bener2 nulis ff yg setiap chapternya (kalo ff series) menyisipkan adegan nc yg agak kelewatan. dan ini terkadang salah pembaca juga. seperti yg kakak tulis, diprotekpun terkadang percuma. soalnya suka bocor juga -__- dan yg aku bingungin ff nc lebih banyak direspon daripada ff berating general. padahal terkadang ff general jalan ceritanya lebih bagus dan masuk akal
    aku nulis ff. dan aku berusaha tulisan aku bisa dibaca semua orang. aku jugs pernah bikin ff nc. tapi aku sebisa mungkin bikin ff itu lebih masuk akal dan bukan sekedar ‘nc’. ya meskipun kadang2 suka kepikiran nulis ff nc yg banyak -____- tapi aku mikir lagi. kebanyakan pembaca ff itu masih dibawah umur, sebagai kakak (dalam arti kiasan) aku gak mau bikin adik2ku ‘rusak’.

  82. Memang susah ya untuk bisa mengawal crita2seperti itu
    apalagi di jaman sekarang semua bisa di palsukan termasuk identitas
    walaupun sudah di proteksi tetap saja biasanya akan gampang untuk dpt pw’a cuma hrs coment n kasih tau umur
    pertanyaannya adalah apakah umur yg mereka cantumkan itu asli umurnya?or minjem umur tantenya?
    itu tidak akan ada yg bisa benar2 memastikannya…
    memang sangat memprihatinkan
    dengan segala kemudahan teknologi malah dimanfaatkan untuk sesuatu yg pada akhirnya akan merusak moral
    walaupun bagi yg berpikir itu akan bisa menangkap apa pesan’a,apa yg baik dan tidak baik dr cerita tsb,apa yg perlu dan tidak perlu untuk,di contoh
    tp dr semua pembaca tsb berapa persenkah yg bisa mengkaji?berapa persenkah pembaca yg berpikir?
    kita sendiri tidak akan tau n tidak bisa memastikannya…
    tulisannya bgs saya pun turut prihatin,ya walaupun saya kadang jg suka baca cerita seperti itu…
    dan author yg di atas yg note’a berbicara spt itu di awali bismilah dsb aku belum pernah tau,mungkin klo tau akan langsung di beri comentar n sangat kecewa bgt apalagi klo ternyata authornya seorang muslim
    klo mau bikin note spt itu lihat lah situasi dan isi ceritanya
    saya setuju itu seperti melecehkan agama yg suci ini…
    thanks…

  83. Aku salut bgt sama kakak masih mau mikirin masa depan remaja indonesia, memang bener kok apa yg ada di artikel di atas, tx kak:)

  84. Setuju banget, kadang aku juga suka sebel sama beberapa penulis*maafin aku* suka bawa-bawa hubungannya dengan agama, kalau dia tau dosa/gak boleh baca yg gini, ngapain dia buat juga iya kan-_- kadang suka gak ngerti sama yg buat nc, tapi jujur aja aku juga suka baca nc, tapi rating 17, dan mulai dengan ‘sesuatu’ pasti langsung di skip, karena aku juga tau di agama pasti belaku dengan dosa, so aku bener ngedukung banget thorr^^

  85. hebat, terima kasih eonni yang telah bersedia meluangkan waktu dan mengerahkan pikirannya untuk menulis postingan hebat ini. semoga saja anak-anak dibawah umur itu tahu apa dampak negatif dari membaca fanfiction NC. untuk author yang di screen capture itu, hellllo? whats this crazy thing? bener-bener bocah..nulis nc sampe nyantumin kalo kamu masih belajar (tuh, kan keliatan banget pikiran polosnya) dan apalagi tuh yang bawa-bawa assalamualaikum segala? bener-bener gila tuh bocah. sex education bukan berarti mempelajiarinya dari bacaan-bacaan yang memuan konten sex dan menghasilkan gairah sex buat anak dibawah umur. semoga saja semakin banyak yang membaca postingan ini dan membawa manfaat bagi pembacanya, terima kasih..:). BTWizin reblogg ya eonni..:)

  86. Reblogged this on AMbilkan bUlan SUpaya Ku terang and commented:
    So true. If you care about kids, then think about WHO would read your fic. Would it be safe for them to read explicit sex and whatever things in it? Or do you not really care if some kids out there are growing to be a ‘pervert’ earlier than it supposed to?
    It’s not just the fault of the kids, parents, or the easily accessed internet, but also the AUTHORS!

  87. ternyata separah ini,, lagian sekarang anak kpopers juga udah di judge yang nggak bener sama yang non kpopers atau orang awam biasa yang hanya sekedar tau kpopers…di judge katanya anak kpopers itu pikirannya ngeres atau yadong atau semacem nya lah … menjadikan idolanya imajinasi seks semata lah… nggak enak banget di dengernya pokoknya… authornya juga salah sih kadang kalo dia baru bikin 1 ff nc lalu minta ada yang request ff nc yang lebih parah misal ada adegan BDSM nya si author pun nurutin ke’inginan reader langsung dibikin hari itu juga -_- …saya cuma bisa menghela napas
    padahal rata” author itu belom ada yang pernah nge’rasain gimana rasanya nc’an dan dia juga buat ff nc itu belajar dari ff nc yang udah di buat author seniornya atau bisa juga bertanya pengalaman sama temen nya yang emang udh gak perawan ckckckck…
    gak tau deh mesti ngomong apa lagi

  88. omegot, ini tulisan amazing. aku juga salah satu author yang menyajikan tulisan NC tapi aku sajikan dengan eksplisit dan lebih memiliki perbendaharaan kata yang sulit & tinggi biar yang dewasa aja yang nisa baca huahahah. kadang emang heran yah, anak kecil jaman sekarang kalo disuguhi yang NC2 doyan tapi kalo NC yang berbasis sama perbendaharaan kata mereka malah nolak(curhat buk?) hahaha. Okay2, jadi di sini para author harus private dan saring para pembacanya, okay… makasih buat bacaannya yang membuat aku mengangguk setuju. keep writing {}

    Salam,

    Ji

  89. lagi nyari rekomen ff eh nemu ini di blog lain.. daaaan aku melongo baca yg note author yg di screencap o.O

    Aku bukan anak yg suka baca, tp sejak jd kpoper 3 tahun lalu aku jd suka baca, awalnya baca ff comedy sih. Tapi makin kesini makin banyak perkembangan bacaan yg dibaca, dari ff biasa sampe english dan sampe baca semua genre tapi KECUALI NC. Sering banget temen di twitter yg rekomen ff rated itu, tp aku sbg anak-yg-lagi-nunggu-17-tahun ya sadar diri dan karna emang aku gak suka yg begituan. It’s okay meskipun aku dibilang sok polos ataupun kuper. Aku pernah baca ff di aff, tapi pada akhirnya udahan, buat apa dilanjut. Bacaan yg lain banyak. Karena aku reader pemilih, gak semua tulisan author aku baca apalagi yg begituan. Tapi kak, sebagian besar (hampir 90%) temen di twitter aku ya penyuka semacam ini. Ngetweet hal yg berbau porno dengan bebas. Dan biasanya yg nulis begituan ya yg famous dan dianggap orang asik. Dan emang lebih parah lagi, ya mereka yg tentu kelas 3 SMA aja belum ngerasain dan kadang ada yg SMP aja baru masuk -.-
    Aku ngerasain dampaknya yg dulu super polos sekarang berani ngomong kasar di sosmed. Tapi gak terlalu parah, insya allah belajar menjauhi itu dan gak akan pernah tergila2 sama tulisan semacam itu. Walaupun terkadang ada aja yg nyelip dikit di ff yg bagus sekalipun.
    (dan ini jatohnya malah curhat -.-)
    Berharap aja sih semoga mereka bisa berhenti dan yg belum kena dampak bisa menjauh sejauh jauhnya…

  90. iya setuju banget, apalagi yg screen capt no.2. bener2 ngerasa terhina banget kalo nemu yg kayak gitu, apa mereka ga malu nyebut2 asma allah dalam hal kayak gitu, seenggaknya malu lah sama pencipta.

  91. Semua sih balik ke diri masing” .
    Jiwa fangirl itu pamer, sekali nemuin sesuatu tntg bias mereka pasti disebarin, itu lah jiwa fangirl . Begitu jg dgn ff, ngebaca bias’y liar diranjang trus jd napsu, yah disebarin . Trgntung jg, ada jiwa fangirl yg ga ”labil” . Yah itu balik ke diri msg” . Ga bakal mreka ngdgr nasehat org .

  92. Sebagai penulis Erotica, saya jadi bingung mau komentar apa :v =3

    soal akses saya udah angkat tangan karena toh sedari anak mulai surfing internet pasti filter udah ga efektif lagi menjadi opsi. Toh anak-anak justru menganggap kungkungan itu tantangan, bukan kewajiban.

    Ga publish? Iya kalo emang nulisnya sesuka hati dengan mengutamakan nafsu pribadi. Lantas, bagaimana dengan penulis yang menyeriusi Erotica sebagai expertise amatirnya dengan perhatian penuh pada diksi, tema, dan pesan terlepas dari moral compass dengan motivasi pembaca justru dapat menikmati kisah berkuaitas apapun bentuknya?

  93. Gak telat kan baru baca sekarang?
    Aku juga merasa sangat sangat prihatin soal ff NC, apalagi sekarang lebih banyak ff begituan dibandingkan tahun di mana tulisan ini dibuat. Kadang nih ya, aku ngikutin cerita ff yang bagus banget, eh pas part terakhir diprotect dan dilabeli NC secara tiba-tiba. Itu agak-agak gimana yaa penasaran sama akhir, tp ada NC-nya😦
    Setelah ragu-ragu minta pw apa nggak ke authornya, akhirnya mintalah karena penasaran. Kadang sih beruntung karena lebih banyak pembahasan cerita dibanding unsur begituannya. Itu pun saya lirik dikit kalau ga vulgar dan langsung skip karena merasa berdosa dalam hati. Tapi kadang-kadang ada juga yang nyebelin. Maksud hati minta pw untuk tahu akhir cerita, malah terjebak dg banyaknya unsur begituan.
    Plisslah buat author jangan suka ubah-ubah rating tiba-tiba.

  94. “mereka punya sistem penyaringan yang ketat di mana hanya umur tertentu saja yang bisa mengaksesnya, nggak seperti di sini.”
    Uuh, aku ngga tau gimana, mungkin iya bener, tapi considering mereka umur 14an aja udah ada yang hamil, atau aborsi, tapi dipandang biasa aja… menurut kamu mungkin ga itu karena ff NC? Atau karena emang budayanya dari sana emang kayak gitu jadi… biasa aja? IMO, menurutku itu budayanya dan sistem sensor-sensor mereka ngga seketat itu :O, yaah mungkin lebih banyak warning, but still anak-anak masih bisa baca NC regardless berapapun umur mereka, ini pandanganku aja ya, mungkin kamu ada resource lain yang aku ngga tau🙂
    Sisanya, aku setuju🙂 (apalagi yang openingnya pake bismillah itu apa banget HAHA), good luck buat penulisnya🙂 semangat ya!

  95. well ini mungkin telat bgt komennya tp gpp dh. Q penulis ff jg, bhkan yg yaoi pun ud kutulis. Ad yg nc jg. Tp q nyesel bgt ud bkin ff yg nc, itupun g eksplisit2 bgt, tp tetep smw itu dosa. Dan emg c byk bocah yg pede n nekat nulis ff2 yg rata2 g ada hikmah atau manfaat yg bs dipetiik darinya. Q justru brusaha bkin ff yg ad ilmu maupun pembelajaran. Ogah bgt aku capek2 ngetik tp g ada amanatnya sm skali. Itulah salah 1 alasan q males bc ff indo krn rata2 tipikal n tanpa makna. Pdhl tuh kt di akherat nanti bkal dimintai kesaksian dr tangan dan kaki kita. Bygin betapa malunya kt nanti waktu tangan kt ngaku bhw mrk dipake wat hal2 yg bersifat maksiat. Tobat, bnr2 ud tobat aku. Smoga Allah ampuni kt yg ud sadar. Q hapus2in smw ff yaoi maupun nc. Krn emg g ad gunanya.🙂

  96. Bener banget kak, aku setuju. Aku juga seorang author dan reader, tapi aku nggak pernah buat atau baca hal yang seperti itu, secara usiaku baru 16 tahun.
    Aku sering banget kesel kalau FF ku (memang biasa) ceritanya tentang friendship dan romance (biasa kok ga da apa-apa) yang nge-like sama yg komen dikit banget.
    Eh, pas lihat ada sebuah FF, dari judul dan ratingnya itu 17+ nggak di protect, GILA…. yg komen sama yang like buanyakkkk banget. Apalagi mereka yang baca masih anak – anak dibawahku…. Itu FF di post di grup fanfiction di FB, bayangkan…. grup FB berisi 33ribu lebih anggota yg membernya masih anak remaja, membaca FF NC dan PG17 di grup umum gitu??? Unbelieveble…..

    Sulit dipercaya kak, aku malah kasihan sama generasi penerus Indonesia…… hal-hal yang tidak sehat malah menjadi makanan sehari – hari mereka. Aku juga jadi kesel banget pas baca yang di screenCap yang membawa-bawa nama agamaku….
    Aku juga pengen nemuin tuh anak, nggak peduli dia lebih tua dariku atau apa…. dia udah melecehkan agamaku.

    Ini pendapatku kak, mohon dimengerti. Wkwkwkwk😀
    Aku suka tulisan yang kakak buat, aku izin re-blog ya kak
    Makasih😀

  97. Hallo kakak, aku setuju banget sama pembahasan kakak ini. Well, aku juga suka nulis kak dan pembahasanku ini memotivasi ku bgt buat jadi penulis yg baik. Tulisannya bermanfaat bagi para pembaca. So, I really agree with you 😊
    Oh ya kak, aku izin share ini di akun facebook ku ya kak.. disana banyak temen-temen aku yg suka baca ff nc … semoga dengan ini mereka bisa menyempatkan baca dan kemudian sadar 😄
    So, big thanks for you sister 0^◇^0)/

  98. Hii
    aku jujur aja kali ya disini hehe yap…aku masih under 15..syukur alhamdu aku blom pernah sm sekali baca ff nc…yg paling tinggi aja sih kalo aku baca pg17…..rata2 juga aku bacabya general&pg13,untung bgt aku blom baca nc dan nemu postingan ini langsung aja aku bener2 gak mau baca ff yg aneh2 lg termasuk nc…keparahannya buat otak hancur((????)) ya semoga kedepannya remaja2 yg lain sadar lah atas perilakunya…kan kalo gini trus bisa makin parah….menimbulkan kejadian yg aneh2 juga….big thanks postingannya bagus bgt thor bisa sadarin aku jauh2 sm nc ..hehe ((btw screencap kedua yg itu bener2 -.-))

  99. Halo Kak, aku Readers baru salam kenal🙂
    Well, aku setuju banget sama postingan ini, gedeg banget ngeliat yang kedua itu, dia itu sama saja dengan ‘mengejek agama’!!!#SiapSiapNonjokKomputer#Plak!

    Aku dulu tuh kudet banget soal Rating-Rating-an, jadinya ya udah asal baca FF/Nah, loh?!/Well, tanpa sengaja aku pernah baca FF NC yang sama sekali aku gak tau arti dari NC itu apa jadinya ya udah baca aja, kebetulan itu FanFic Series dan aku memang suka banget FF-nya, ternyata salah satu Chapter-nya ada yang NC, gak diprotect lagi#AsahGolok.
    Setelah baca FF itu, merindingnya Sueeer…padahal Author FF itu (Aku kenal soalnya) Umurnya masih Under 15, tapi udah pinter banget bikin FF begituan, alhasil ku Skip-lah bagian itu.

    Ya udah, aku akhirnya nemu artikel ini juga🙂 jadinya aku gak mau baca FF yang NC Rated deh, mendingan General/PG aja😀
    Makasih artikelnya kak, izin Reblog yah😉

  100. halo kak,aku readers yang ga sengaja baca postingan ini,aku setuju sama kakak
    dulu aku juga pernah baca ff nc,bukan mania kok.aku malah lebih suka baca ff genre comedy atau romance.Tapi,aku udah ga pernah baca ff nc lagi sampe sekarang.Insyaf kok🙂
    Aku agak kecewa sama screen cap no 2,pake bawa bawa agama segala.Sedih sih liat banyak anak dibawah umur bikin ff nc😦
    aku suka sama postingan ini,thanks kak udah bikin postingan ini🙂
    aku izin reblog yaa.

  101. aku gak sengaja baca ini. Well, aku setuju banget banget banget. Semakin prihatin sama anak-anak kepop yang masih labil. Aku gak nyalahin mereka karena itu hak mereka. Meskipun itu masih dibawah umur dan tidak pantas. Mungkin itu juga tuntutan dari perkembangan psikis mereka yang menuntut lebih di bidang ini. Tapi ya? kenapa gak ditinggalin aja toh masih banyak ff lain yang lebih bagus daripada yang kayak gitu. Aku tipe orang yang masih nerima Rated NC dengan catatan ff itu berisi kontent kekerasan, bunuh-bunuhan dan kata-kata kasar. Apalagi jika ff itu genrenya Mystery, Cryme. Tapi aku paling gak suka banget kalo ff itu cuman menjual adegan yang tidak senonoh tanpa mempertimbangkan isi cerita. Terus nulis ff buat apa?
    Sempet juga kesel pas nge-post ff atau nitip di blog orang tapi kalah sama ff pendek yang ratednya NC. Itu sangat gak enak banget menurut aku. Berasa kalo pembaca lebih memilih adegan yang tak seharusnya ketimbang menghibur diri dengan tumpukan kata.
    Semua itu balik ke pembacanya sih mau setuju atau enggak. Karena aku juga gak bisa nyalahin siapa-siapa. Hormon memang kodrat tetapi alangkah baiknya jika kita mengontrolnya dengan bijak. Tetap maju per-ff an Indonesia menuju yang lebih baik.😀

  102. Sekarang emang banyak orang yang suka bikin FF NC, jadinya kesel sendiri. Temen aku juga, padahal masih ABG, tapi bikinnya NC, Yaoi pula. Sayangnya, FF-nya banyak yang suka juga. Jadinya agak gimana, gitu… Padahal aku bahkan kalau mau bikin ada adegan kiss-nya harus mikir-mikir dulu.
    Yang foto 2 itu, nggak baik banget masukin kata Bismillah dan Istighfar untuk FF yang jelas-jelas NC.
    Setuju banget sama postingan ini!

  103. aku setuju bgt. maaf amat sangat terlambat membaca artikel ini. aku jg mikir sekarang byk org yg lebih mementingkan unsur Dewasa nya dlm sebuah cerita ketimbang mementingkan jalan cerita itu sendiri. aku bukan org yg munafik ya akupun bisa membaca ff yg ber rating Dewasa. dan menurutku jg sekarang ( mgkin kemarin2 saat ff lgi booming) mereka membuat cerita dengan adegan ranjang yg terlalu vulgar dan jujur itu membuat ku merasa ilfill bahkan cenderung jijik hingga itu membuat ku bertanya2 apa org2 tersebut pernah mengalami yg namanya adegan ranjang sehingga bisa mengupas seluruh aktivitas d atas ranjang secara detail? atw mgkin pernah melihat video porno? jika bnr so bisa d pastikan para generasi muda akan hancur. dan memang sangat amat di sayangkan jika baru pertama membuat cerita tp sudah berani mencantumkan sex scene d dlm ny. entah lah aku harus memberikan applause atw harus bagaimana pd pendatang baru yg lbh berani memasuk kan unsur dewasa d dlm ceritanya ketimbang mrk yg udh lama berkecimuk d dlm dunia fan fic .

  104. karena udah terlanjur reblog,setidaknya ninggalin komen dulu*kak dista minta ijin udh reblog duluan*
    ok soal kasus diatas emg bikin miris,aku ga ngelak jg pernah baca ff nc dan…yg plg miris itu pake castnya slh satu bias aku.duh,bener2 kapok deh pas baca itu,emg slh akunya ga liat rating main baca aja.pokonya baca itu utk pertama dan terakhir kalinya deh,tobat aku ><
    tuh yg bikin ff nc,berani bener ya?emgnya kalo ga bikin ff dewasa kyk gitu,ga bisa ngundang reader baca?kalian ga liat range umur reader yg baca sm komen?*greget sendiri*mn diantaranya ga digembok.
    jujur aku sendiri udh lbh dr cukup umur baca ff nc,tp bwt apa baca ff kyk gitu yg ada mlh ganggu otak jd kebayang trs,toh msh byk ff yg lbh bermutu,berbobot dan layak baca tanpa hrs nonjolin adegan dewasa ya gak?

  105. Maaf kak karena aku baru liat posting membangun ini.😄

    Aku sering nemu (tapi gak sengaja) ada FF NC yad*ng dan ternyata itu buatan bocah 13 tahun. Yaampunnnn, dunia udah mau kiamat.
    dan yang sering muncul dipikiranku itu, gimana anak umur segitu tau tata cara s*x? Apa mereka nonton videonya langsung?!

    Aku pernah sih buat FF NC, tapi gak pernah berunsur yadong. Sumpah niat bikin aja gak pernah. Yah, kalo NC yang aku buat sih berunsur crime gitu, soalnya aku suka/? Tapi dengan syarat bagi pembaca harus berumur 17 tahun keatas. Aku bener-bener ngasih Warning-warningan buat ff itu.

  106. Sebagai author sebenenya gw jg prihatin sama masalah begituan.
    Tp minat readers emang paling tinggi kalo ada story degn rated m gtu.
    Gw jujur pengen kalo setiap cerita itu bukan diukur dari adegan nc nya aja. Tp di inti ceritanya.
    Tp ini ternyata ga cuma di indonesia aja. Gw translate story gw dan publish ke asianfanfics. Hebatnya lagi story gw yg rated m itu paling laris manis drpd story gw yg ha rated m…

  107. Hai kak!
    kayaknya aku pernah dateng ke sini waktu baca tulisan kakak soal silent readers /kakak pernah nulis itu kan?/ seneng akhirnya bisa nemu blog kakak lagi😀
    itu yg foto kedua, aku beneran pingin nyakar anak itu /ajak2 kakak/
    berani2nya dia nulis kyk gitu -_-
    agama mainan nya .-.

    dan soal ini, aku pernah baca -_-
    waktu aku umur 15/16, aku lagi gencar2 baca FF karna lagi pingin belajar gmna nulis yg bener.. aku langsung copy paste ke laptop dan baca /ini ngga aku plagiat kok, aku cuma nyimpen doang.. lagian di rumah ngga ada akses gmana mau baca -_-/ sialnya, itu ff nc =__=

    aku shock.-. sampe nanya2 ke akun di twitter soal ini dan dia bilang mungkin itu ff nc, dia suruh aku cari di internet, dan akhirnya aku tau..
    mirisnya lagi, banyak banget ff nc di indonesia -_- /padahal waktu itu aku cuma mau nyari pengertian ff nc itu apa .-./

    semoga postingan ini dibaca deh sama yg suka baca dan paling utama buat yg suka nulis ff nc =_=
    ditunggu kak postingan lainnya ^^

  108. iya kak.. aku setuju banget.. banyak anak jaman sekarang walaupun umurnya 10 tahun udah buka FF yang ratednya itu.. ==’ memprihatinkan *halah*
    Dengan membaca tulisan kakak ini aku jadi merenung sejenak, kalo emang FF NC emang sebenernya kurang baik *maaf baru sadar ._.* dan mulai sekarang aku bakal mencoba untuk insyaf dan ngak mau baca lagi.. apalagi diusiaku yang baru 14 tahun ini.. :’V

    Sebenernya aku udah baca FF rated itu sejak umur 10 tahun, tapi itu nggak sengaja.. ‘-‘ tapi karena tulisan kakak ini menyadarkanku.. aku bakal ninggalin FF itu.. :)) Thanks kak.. ^^

  109. Kak /sok akrab/ aku komen aaahhh…
    Udah mulai menyelami nc sejak sma (sejak memperdalam korea2an). Dari yg straight sampe yaoi aku sambangi /bangga amat/ awalnya menggelikan. Mikir juga authornya kok bisa buat padahal umurnya aja dibawah umur saya. Dan emang beneran pernah ngelakuin? Saat itu terpikir mungkin mereka jg suka konsumsi ff nc jadi banyak nyontek waktu pembuatan.

    Jujur, aku juga buat. Dan…. di publish dan abis ntu merasa dosa. Ntar aku delete ah *janji!* dan emang kadang ada author yg kelewat tersanjung sama komentar dari readersnya. Pas disuruh buat NC mereka ngangguk aja. Tapi menurut kk, utk NC yg implisit gmn?

    Well, miris banget klo awalnya disuruh baca basmallah padahal mah basmallah kan diucapkan hanya utk memulai yg baik baik. Malu banget aku nih pas baca postingan ini.

    Soal filter, udah dilakukan pemerintah tp belum bener2 memfilter. Malah ada kan artikel2 yg memuat cara bisa lolos dari filter postingan dewasa.

    Tp bukan cuma fiksi aja, kadang fansite pun suka posting poto idol dengan caption vulgar.

    Semoga keimanan penerus generasi bangsa ini semakin diperkuat. Aamiin.

  110. Rt banget. Perasaan kalo jaman dulu itu banyak ff genre fantasy yg bagus bagus dan authornya udh ga di raguin lagi, tapi kalo ngebaca ff yg jaman skrg kok rata rata ceritanya gajelas cuma penuh sama adegan yg romantisnya maksa trus tiba tiba ke adegan sex yg gaada angin gaada hujan tiba tiba plot kesitu. Kan sayang aja ff yg udah bagus dari segi cerita tapi bahasanya melenceng ke arah situ, kadang kalo saya baca ff yg ada adegan seperti itu sering saya skip. Dan yang bikin aneh itu ff nc nya itu gajelas banget ceritanya authornya pun kaya yg maksain gajelas gitu, intinya anehlah. Semoga aja si ada org yg niat nutup itu blog yg banyak ff nc itu biar ga makin menjamur

  111. aku setuju banget…. dan aku nyeseeeeeeellll seumur hidup pernah sengaja baca ff nc karna temen walau ya umurku sudah 22 tp tetep aja aku nyesel…..

    btw thanks buat pencerahannya…. semoga author author penulis cerita ‘dewasa’ cepat disadarkan amin…..

  112. aku pernah nemuin blog yg khusus ff begitu. nyoba baca salah satu ceritanya, ya ampuuuuun. cuma bisa ngelus dada. baca itu berasa kayak lg nonton video porno. jadi dia lebih mengutamakan adegan ‘itu’nya di banding jalan cerita itu sendiri. aku komen, eh malah aku yg di semprot balik. padahal aku yakin bgt yg nulis itu masih di bangku sekolah. di liat dari cara tulisan serta komennya.
    ijin reblog ya, kak dee

  113. wah, iya. apalagi yang bikin miris, kebanyakan fanfic NC itu PWP alias Porn Without Plot, ceritanya nggak jelas, tapi pornonya sangat menonjol dan.bener2 mirip film porno.
    alhamdulillah sekarang saya sudah sadar, fanfic2 NC saya [semuanya bergenre thriller] udah di protect😦 dan untungnya nggak pernah bikin yang berbau2 porn hehehe.

  114. Ijin reblog yah kak🙂
    Sumpah setuju banget sama tulisan kakak. Sesungguhnya ttg ff yg khusus nc ini emang bener2 perlu banget lbh serius ditanggepin😦 sedihnya melihat ada blog yg emang bener2 mempunyai konten nc full like seriously? Are you seriously serious? Bagaimana bisa kamu membuat blog yg isinya semua adalah ttg adegan2 yg perlu disensor dan ga layak konsumsi buat para remaja tanggung yg kebanyakan mengunjungi blogmu? Bahkan yg paling miris adalah dulu saat salah seorang adik kelasku yg notabenenya adalah jg penulis ff bilang “kalau bikin ff itu, kasih judul yadong atau semacamnya, pasti bakal banyak yg baca dan pasti bakal jd hotpost.” And i’m like whaaaaaaat? Dek, kamu lebih muda dariku dan kamu ngomong begono aku shock😦 dan untunglah aku tidak pernah cukup gila untuk mengikuti sarannya walaupun terkadang aku cukup iri melihat dia yg selalu menjadi top author di salah satu blog fanfiksi kami dan percaya gak percaya tulisannya dia bahkan masih sering diakses alias dibaca orang walaupun ff itu sudah sangat lama krn adanya unsur yadong dalam tulisan itu like WOW hanya krn satu kata yadong. Ini menunjukkan betapa rusak dan sakit anak2 jaman sekarang kak. Begitu miris dan memprihatikan😦 yg lebih anehnya lagi bagaimana bisa para fans kpop yg sebagian besar adalah anak gadis ini dengan mudah, enteng, dan tidak merasa berdosa sedikitpun mengakses tulisan porno lantas mengatai temen cowok mereka yg suka nnton bokep dengan sebuta “cowok jorok” hello you’re on the same level of dirtiness with him, kamu sama joroknya dengan dia. I feel like i can’t agree more with this writing kak🙂 thumbs up buat kakak. Sekali lagi, aku ijin reblog yah kak.

  115. Reblogged this on SAY – Korean Fanfiction and commented:
    Saya rasa beberapa pihak (oknum) harus membaca ini. sebelumnya saya minta maaf pada admin karena ikut reblog tulisan lain pada blog ini.
    saya harap tulisan ini banyak membuka mata beberapa pihak. bukan maksud menyindir tapi… itulah salah satu tujuan reblog ini.

  116. Kalo menurut aku yaa, sbenarnya untk reader yg suka baca ff nc itu tergantung dgn pikiran nya masing”, cnth ny aja ad tmen adik ku yg suka banget suka ff nc tp dia anggep itu bkn apa” bagi dia pas aku tnya knp suka dgn ff nc ini dia jwb nya “Konflik di ff nc itu feel ny lebih dpet, gak alay romance ny” itu jawab nya trus aku tnya lg kn ad unsur nc nya, umur mu aja blm cukup umur di jwb sperti ini “Aku tau itu ff NC, tp klo enggak berpengaruh apa2 terhadap ku, apa masalah nya? Ff nc enggak smua ny buruk.” itu katanya. Memang bener tidak seharusnya anak yg blm cukup umur baca yg kek gituan, takutnya pas besar mreka akn penasaran dn melakukan hal2 yg prnah mreka baca. Tetapi klo ank yg baca ny menganggap itu hnya sebuah bacaan, wht the problem? Mreka bca ff nc bkn mksud baca untk adegan itu ttp krna mreka suka alur ceritanya, malah ad juga ff yg bkn nc ada unsur nc ny malah ad yg enggak dibuat ad ‘NC’ nya. Kita kembalikan lg kpd ank2 yg baca:) Itu sih pemikiran aku:V Tapi aku juga setuju dengan pendapat mu(y) (y)

  117. Aku setuju banget dengan tulisan cemerlang kakak
    aku masih 15 th *but this september will be 16 /abaikan/
    aku juga writers yang masih rookie
    jujur, aku juga pernah baca ff PG-17 but never read till NC Rated
    tapi setelah baca tulisan kakak ini, aku udah bener2 stop
    aku juga prihatin sama author2 yang seusia ku yg udah demen nulis NC reted
    bahkan banyak author NC yang umurnya lebih muda dari aku
    aku kadang sedih sama author2 yang karyanya bagus tapi yang jadi TOP POST malahan yang berunsur NC
    jujur, aku pernah kepikiran buat bikin 17+
    tapi aku mikir2 lagi, buat apa banyak riders tapi di alam selanjutnya banyak siksa?
    i very loved this post.
    semoga tulisan kakak bisa bikin banyak orang (termasuk readers and writer NC) sadar
    terimakasih buat postingan cemerlang kakak🙂

  118. bohong kalo gue bilang gak pernah baca ff yg ada NC nya. awalnya emg dri penasaran ni genre maksudnya apasih? dan akhirnya gue liat juga kan, tapi makin kesini gue juga mikir ini author gimana bisa bikin cerita yg luar binasa seperti ini? apa gk ada sedekitpun rasa malu saat mereka nulis dan mengimajinasikan setiap adegan ranjang dalam cerita mereka sendiri? tpi sebenarnya emg udh buanyak bnget kan ff yg brkonten NC dan emg terkadang yg cerita nya bgus pun diselipin konten beginian, hadeehhh… dan gue cuma bisa skip aja deh.. gue malu sendiri klo smpe gk sengaja tahu ada bagian NC nya kyak gitu. krna secara gk langsung pun ini bisa jadi inspirasi buat org-org di luar sana yg emg gk seharusnya baca yg beginian buat mempraktekkan adegan-adegan tersebut. pelecehan seksual, right? gk habis pikir deh, makin banyaknya ff NC emg bikin paleng ya gak sih? apalagi klo harus menistakan agama kyak gitu cuma buat konten menyedihkan seperti ini.. kesannya krisis agama bnget,,

    okee itu cuma uneg-uneg gue aja sih sebenernya dan emg bahasa gue berantakan sekali yaahh, kita do’a-in aja semoga para author yg suka bikin NC serta readernya cepet tobat dan gak ada lagi generasi baru yg rusak muncul.

  119. Gak tau harus bilang apa selain setuju.
    Makin kesini anehnya makin banyak author yang naikin rating fanfic-nya.
    bohong banget kalo saya gak pernah baca fanfic NC. Itupun udah mulai gak gue lakuin lagi.
    Kalaupun udah suka banget sama jalan ceritanya biasanya skip bagian tersebut. rating NC bukan berarti semua ceritanya tentang cast-nya cuma ‘gituan’ kan?
    Selain itu, dan mungkin penyebab kenapa kebanyakan author-nya naikin rating karena saat liat fanfic dengan rating (pg-17, NC, dsb) lebih banyak yang meminati. mungkin?
    ini dapat dilihat dari seberapa banyak perbandingan komentar ataupun view-nya
    udah segitu saja.
    tapi untuk postingannya top dah

  120. setuju banget dgn pemikiran author ini,, ada yg umurnya seperti adek ku sudah jadi author PG.17 ohh no umur authornya aja belum nyampe umurnya sudah buat yang rate PG.17 apalagi pembaca nya. belum lagi ada yg masih Sd sudah jadi author hahaha kalau kita yg sdh berumur ini paling cuma bisa bilang “kalau kami dulu Sd masih main Di kali cari kecebong, nangkap ikan disungai sungai, main petak umpet dan blaa blaa blaa” lah mereka sekarang woww smart phone gak lepas dari tangan setiap waktu. bahkan ke wc aja bawa hp, apaan coba,, hufffttt keren banget authornya semangat semangat!

  121. iya, aku setuju banget sama postingan diatas. Aku juga sedih sama anak2 yang maksa otak mereka buat dewasa lebih cepat.
    Sebenarnya sih aku belum pernah baca ff nc, ini jujur lohh.. Kalo pg17 ma sering😀 Aku aja tahu kalo ada ff yang ratingnya nc itu juga dari temen aku, sedihnya dia dibawah umur juga, hadehh.. Dia dulu tanya sama aku pas aku masih awam tentang ff ‘kak udah pernah baca ff nc?’ aku malah jawab ‘ff nc tu apa?’ terus dia ketawa. Aku penasaran terus tanya ama google ehh ternyatahhh.. Padahal dia masih umur 14 tahun pas tanya itu sama aku. Jadi sedih aku mikirin generasi muda masa kini, pada enggak sayang sama diri mereka sendiri..
    Sebenernya juga bukan seratus persen salah readernya tapi juga authornya yang enggak ngefilter reader mana yang pantes baca dan enggak, bener juga kalo author itu harus ngegembok ff nc mereka, kalo perlu gak udah dipublikasi, itu sama aja ngajak orang jadi laknat..
    Terus aku agak gedhek sama screenshoot yang kedua itu, sumpahhh authornya malu2in agama aja, kek orang gak punya otak hadehhh /eh maaf gak sopan/ tapi bener kan, kenapa harus ada kalimat dari agama buat mengawali perbuatan laknat bin tercela.. Aduhh susah mikir jadinya.

  122. Okey, munafik kalo ngomong gk pernah baca ff NC. Ff NC itu udah gampang banget di cari, kadang ada WordPress atau blog yg bilang “bebas dari ff NC dan kekerasan” dan nyatanya?Masih aja ada yang seliweran. Waktu itu aku juga pernah nemuin penulis ff dengan rate NC masih berumur 15 tahun. Oh my… gak abis pikir deh

  123. Aku setuju sama pemikiranmu kak
    Emang bener kadang aku khawatir kalo ada ff nc tapi gak di protect…
    Aku juga sebenernya kadang baca ff bergenre nc ini,,tapi kadang aku berpikir bagaimana kalo yang baca ff ini adalah anak2 ababil kalo istilahku yg belum tahu hidup ini yg sebenernya itu seperti apa,,mau jadi apa mereka nantinya??
    Aku juga pernah nulis ff tapi ratingnya ga nyampe nc 21,baru nulis adegan yg kayak gitu dikit aja aku langsung merinding ga berani buat nerusin, apalagi yg buat tulisan nc nyampe rate 21??
    Aku harap..author2 yg suka nulis nc,,harap tulisannya itu di protect jangan sampe anak di bawah umur udah tau hal yg kayak gituan

  124. iya nih setuju banget sama post-an ini,
    aku sendiri juga jijik kalo baca NC begitu
    tapi aku pernah..
    itu juga baru sebaris baca udah jijik hiii
    itu juga ngerusak pikiran bgt
    baca itu lebih parah dari nonton video gituan loh ><
    karena imajinasi kita pasti bakalan liar bgt
    ihh merinding aku
    Makasih banget ya udah ngepost hal yang bermafaat kayak gini:)

  125. wahh aq stuju banget dengan mb.. jujur aq juga kadang baca ff NC tapi trgantung author bagaimna cara dia membuat bahasanya tidak trlalu pulgarrr… aq juga baca ff tregantung penulisnya..
    oya aq juga perbah baca ff NC d facebook.. dan aq buka profil penulisnya oohh tuhan aq benar2 SOKK brat bagaimna bsa anak SMP klas 1 bsa buat ff pulgar kyak gtu aq aja yg udah umur 23 gk pernah berimajinasi liar sperti itu dan d publik d fb SMP klas 1 bsa buat ff pulgar kyak gtu aq aja yg udah umur 23 gk pernah berimajinasi liar sperti itu dan pd saat aq koment nasehatin dia.. dy mlah ngomel2 dan bukan cuma dy aja yg marahin aq tapi tmn2nya yg baca ff dy tu.. astaga aq langsung kluar dari grup itu..
    smoga dengan tulisan mb ini mreka bsa sadar…

  126. I couldn’t agree more with what you says but with the condition that I grew up in abroad (Western Hemisphere) mom taught me a lot about Indonesia culture which is mean everything that contained word “sex” should be banned from Indonesia but it is not how it works anymore right now. I feel sad for those you are who is dying to grow up faster and act as if they are “old” enough for certain stuffs. My parents always told me that “You guys are kids, you think you know everything but the truth is you only know something in everything”. In Indonesian perspective I am strongly recommend to all authors to protect their NC Fictions because it created not for kids. NC stands for no Child. But as I am standing and looking at this article and viewing this in my American perspective, I think it is just fine for them to learn that thing because it is part of our education too in here. So it is actually depends on how you feel and your view toward it.

    Best Regards,

    Me🙂

  127. Reblogged this on BaekLiz and commented:
    Ampuun Deehhh.. Ini hal yg seharusnya dibaca oleh para author, juga para readers..
    Sekarang ini gue udah tobat okeee.. Aku udah gak bakalan cantumin hal yg semacam kissing scene lagi di ff-ku selanjutnya.. Sumpah.. gue udah tobatt.. Tapi maaf kalo seenggaknya bakalan tetep ada adegan hug scene nyaaa..
    Sekali lagi gue udah tobaaatattt!! MasyaAllahh.. Maafkan aku kalo pernah bikin yg ada kissing Scene nyaa.. Yah mungkin baru sekali gue bikin yg kayak begituan.. Tapi tetep aja gue kok kaya ngerasa berdosa yaahh.. Ampuun dehh Ya Tuhaann..

    Okee.. Karna dengan adanya hal tobatnya gueee.. Untuk ff-ku, aku bakal lanjutin dengan genre yg gak sepenuhnya Romance.. Mungkin aku bakalan kasih yg Pshycho atau Advanture atau Mysteri atau apalahh yg kek gituan.. Dengan begitu gue bakalan bisa ngerasa menjadi umat yg lebih baik..

    Sekian dan Thanks..😀

  128. Setuju kakak.. Sippphh deeehh.. Emang seharusnya buat yg NC itu tuh di protect ajaa.. Soalnya kan para readers dibawah umur juga ada yg masih nekat baca walaupun udah tertulis dengan jelas “NC” didepannya..
    Buat Author yg bilang gak punya waktu atau semacamnya buat nge-protect, aku rasa itu cuma alasan aja dehh, kan seharusnya kalau mau pos yg kaya begituan juga harus punya waktu buat nge-protect, kalo seandainya enggak punya waktu kan bisa diundur juga kaaann nge-post nyahh..
    Terus disisi lain readers juga salah siihh.. Karna mereka tetep aja lanjut baja meski udah tau kalau itu belum pas untuk jadi bacaan merekaa.. :3 jadi mungkin mereka langsung coment aja kalau ntu ff bagus atau apalah.. dan itulah yg mungkin bikin author jadi ngerasa kalo ff nya ditambahin begituan mungkin bakalan jadi lebih baguss.. padalah sih kalo ditelusuri malah bikin ancur para readers secara gak langsung..
    Kalo kaya gituuu,.. akhirnya juga Authornya kena dosa, Readers nya juga kena dosaa.. impas deh buat yg buat ama yg bacaa..

    Cukup sekian dan terimakaseehh.. Maaf panjang.. Huehehehe.. Inilah penilaian dari author yg abis tobat ama yg kaya gituan.. padahal sih baru satu kali bikin adegan kissing scene, tapi beneran deehh, aku ngerasa berdosa dan akhirnya beginilaaahhh, aku udah tobaaattt..

  129. Aku reader setia author kok, aku liat cerita kakak bagus dan keren, banyak kasih pengetahuan juga dan lebih mengedepankan alur cerita nya bukan adegan2 yang berbau dewasa, selama ini ff karya author banyak yang disukai kan banyak yang ngasih komen positif🙂 jadikan itu sebagai motivasi aja thor untuk membuat karya yang lebih baik lagi dan dapat diterima dengan positif. Keep writing!!😀

  130. setuju tuh ka, harusnya ff yang ratenya udaah keatas harus di privat dan cara minta pwnya pun gak semudah cuman kita ninggalin koment dari chap ini sampe cahp berapa tapi ditanyakan identitas mereka dan umur mereka, ya walaupun aku pernah baca ff nc tapi ratedku masih sejajar dengan umurku tapi aku juga agak ngeri pas bacanya. dan makasih ka udah ngereblog tentang ff nc ini, ini sangat sangat sangat berguna ka (y)

  131. Aku pingin ketawa, aku juga salah satu penulis FF NC BDSM🙂. Tapi selama menulis gak kepikiran kalau di A/N atau cuap” awal membawa kalimat yg menggambarkan agama ku. Setuju tentang isinya, tapi gimana ya rasanya kepala bakal penat kalau ide cerita gak dikeluarin, masalah mem-publish /? FF dan ingin terkenal tentang cerita hotnya/? aku pribadi tidak perduli tentang ceritanya akan tekenal atau banyak komentar. Yang aku perdulikan bagaimana pembaca mengambil sisi baik/? dari cerita ku, ahh… aku benci menulis cerita percintaan tapi aku tidak menolak menulis FF BDSM tidak perduli komentarnya ada sedikit atau banyak, aku akan menulisnya dan sedikit banyak menyelipkan satu pelajaran penting bagi para pembaca jika mereka teliti maksud dari cerita ku, well contoh gambar diatas masih dibatas normal dari pada cerita ku🙂.
    Sedikit banyak aku setuju isi tulisan mu🙂

  132. ini bagus banget apalagi aku suka bgt baca ff yang udah aku baca dan umur aku juga masih 13 tahun, cerita dikit waktu aku pertama kali tau ff aku sempat terjebak nih onnie (?) ( onnie atau tante ? ) kerena bener bener ga tau aku main baca aja dan authornya tuh ga ngasih rating and aku baca aja. Eh pas baca langsung ada yang gthnya (ya aku tau itu apaan kan disekola ada pelajaran bimbingan konseling) mana bacanya sama sodara yang umurnya lebih kecil pula aku kaget and semenjak itu aku mulai hati2 kalo mau baca ff
    1. pastikan rating sesuai dengan umurku
    2. pastikan gendrenya tidak berbau “itu”

    oh ya aku punya usul buat para penulis, aku sih ga peduli kalo para penulis ini mau nulis ff berbau NC atau apapun itu tapi satu, jangan kecewakan reader dengan naikin rating di tengah2 cerita (terutama chapter series) contoh chapter 1-3 rating: PG13 nanti pas chapter2 berikutnya jadi PG15/17 atau mungkin jadi NC. Kalau mau, bikin 2 versi cerita gth alur sama tapi buat yang PG lebih halus atau gmn gth penyampaiannya dan buat NC di proteksi buat minimalisir readers nakal yang kepo dan malah terjerumus lebih jauh.

  133. suka banget sama bahasan kakak, emang bener sih akhir-akhir ini moral anak bangsa wajib dipertanyakan mereka bikin dan baca ff yang rating nc seenak jidat aja tanpa tau dosa dan norma dalam masyarakat.
    di beberapa blog hal kayak gini juga lagi di debatin, mereka itu terkadang bikin ff yang kayak gitu tujuannya buat narik siders dan ff nya dia bisa jadi top post sedangkan ff yang bener-bener ngajarin moral malah ada di bawah astaga. emang miris ya anak bangsa jaman sekarang

  134. setuju banget sama eon. Dulu aku juga penggemar ff nc(?) tapi sekarang udah enggak. kalo ada ff nc dipilih pilih mana yg bahasanya bagus ato yg laennya. sekarang juga sering baca nc yg lebih kekerasan ato pembunuhan eh sebenarnya dari dulu deng😂😂. Kadang juga sebel ama ff nc yg aneh aneh kaya ydg ato yaoi berasa aneh banget sumpah. apalagi yg yaoi,berasa jelekin bias(?). emang anak remaja tuh di usia pengen tau(?) kek aku gini eon. hehe. Kadang aku juga mikir kalo Maen Rp juga berdampak buruk eon(?) walo ga semua Tapi dulu pernah nemu Rp ydg msih SD. sumpah Syok ‘.’ aku aja anak smp ga berani lah ini Sd’.’ prihatin emang . makasih postnya eon yg ini. post ini buat pelajaran ajaa:)

  135. halo aku mau mengutarakan pendapat saja

    iyahh aku sangat setuju sama kamu
    aku rasa ff sekarang rating nya makin gila aja
    jangan kan berbau NC yang 17 aja udah ada berbau gitu nya

    aku aja sekarang udah engga minat sama baca ff lagi gara2 rating sekarang gila-gila an
    baca aja aku merinding gimana emang yang bener 21 ke atas

    yang aku sedih yang nulis gituan itu adalah di bawah umur
    suka kasian gitu

    gimana mereka berfantasi liar dan malah nge rusak otak nya

    maka nya aku suka kasian sama ff sekarang dengan rating yang parah menurut aku

    menurut aku pribadi aku lebih baik engga mau baca ff lagi untuk selama-lama nya dari pada baca ff yang menurut ku merugikan sekali

    yahh itu menurut pendapat aku

    kadang yg minta pass jg suka nge bohongin umur

    jadi kita engga tahu dia umur berapa sebener nya

    kasian jg reader di bawah umur tapi dia malah nyemplung baca gituan

    jadi so para arthor yg lain di mohon untuk jangan buat rating yang sesuai masuk akal aja yahhh

    kalau permintaan ada adegan itu mendingan jangan
    sayangi lah para reader nya

  136. jadi serba salah juga ya jadi reader
    yahh walaupun umur aku udah lebih dari cukup buat baca genre yang dewasa tapi kadang ya ngrasa salah juga
    sebagian aku ambil sisi positifnya dan dijadikan pengetahuan tapi yang negatif ya aku saring lagi dan setiap comment yang aku tulis juga bukan bohongan dan asal nulis aja
    kalo para author yang sekiranya seperti contoh diatas juga pasti marah banget
    ya gila aja bikin ffnc tapi harus baca bismillah dulu
    aku pikir ni authornya pasti masih bocah ingusan banget atau gk punya moral sama sekali dan hanya asal suka ff dan langsung bikin

    keren lah ini postingannya sangat membantu

  137. Bngung hruz komen apa,,
    Gw ga bsa lngsung bkin koment siapa yg slah n siapa yg bner,,
    Yg psti klo mnurut gw pstingan ini snguh sngat brmanfaat.
    Thanks to post’y,,😉

  138. Iya sih..gue juga setuju sm apa yg dimaksud
    Tp gue gak munafik juga kalo gue jg ikutan baca ff NC juga,,
    Kalo ff NC biasanya gue lebih nyari konflik nya ketimbang ‘adegan’nya karena biasanya author yang emang pinter nulis kalo bikin ff NC itu emg bagus.. Tp bkn berarti gue baca tuh pas ‘adegan’
    Gue lebih terhanyut sm konflik kalo misalnya udh msk ke ‘adegan’ biasanya gue skip aja..
    Mending cari konflik nya aja biar seru..
    Itu sih menurut gue.. Kita juga sebagai pembaca setidaknya juga hrs berpikir jernih,, otaknya jgn kebawa kotor..
    Itu nggak baik..😁😁
    Selektif aja

  139. Aku sependapat. Melihat generasi sekarang, aku juga miris. Meski aku juga pernah baca yang sejenis itu, aku tipe yang pemilih. Seks itu hanya unsur bonus menurut aku sendiri, jadi cerita intinya bukan itu. Sering aku menemukan ff chaptered yang juga menyajikan hal itu, tapi perbandingan moral value sama adegan seks itu 10:1. Jadi jauh lebih banyak nilai baiknya dibanding buruknya.

    Untuk masalah porno, ini bukan terbataspada ff dan kepopuleran yang didapat. memang anak sekarang itu kurang ajar sekali. Contohnya film porno itu meskipun sudah diberi batasan 18+ tetep aja yang nonton sekelas rame-rame. Kebetulan aku masih sma kelas 1 (dan nemuin nc yang masya allah banyaknya itu kelas 1 smp-_-) dan miris banget. Kok nggak ada rasa malunya sih ya melakukan dosa rame-rame?

    Soal blog yang tidak dikunci itu sudah jadi topik dari dulu. Dan salam pembuka di awal ff itu juga udah banyak banget dan kayaknya terus terusan menjamur nggak berhnti. aku sempet posting hal serupa di blog pribadiku. aku termasuk pihak yang merasa dirugikan krn dulu aku buka ff semacam itu nggak sengaja. Heran banget kenapa ada yang menjabarkan sedetil itu padahal belum saatnya mereka menjalani.

    Penulis bisa menyediakan hal yang mendidik. Terlebih, kita ini juga termasuk media edukasi di indonesia. Menurutku sebagai writer, tanggung jawab kita bukan sebatas terhadap manusia, tapi juga di depan Allah swt. Malu sekali kalau sampai menyuguhkan karya seperti itu sebelum waktunya. Jika kita mnulis yang baik, kita kan bisa dapet pahala. Dibanding menulis ff nc yang nggak ada manfaatnya.

    Semoga tulisan kakak berkah, bisa membuka mata hati para author laknat itu, Aamiin.

  140. Setuju dengan kakak😀
    sebelumnya , aku mau kenalin diri dulu.😀
    namaku icha.. aku baru pertama kali ke blog kk dan membaca postingan ini.

    Jujur, aku pribadi melihat generasi sekarang ini menjadi miris bahkan sangat miris. Mulai dari tontonan di televisi hingga bacaan bahkan postingan di media sosial yang menurutku tidak sesuai dengan umur mereka. Aku tidak pernah mau membaca ff nc meskipun pernah terbaca satu chapter dan itu menggelikan. kakak tahu kenapa? tata bahasa indonesia saja sudah kacau,typo bertebaran dimana dan authornya yg masih dibawah umur (klo tidak salah dia tulis 95line). Terkadang, menurutku unsur nc dalam karya sesorang bisa menjadi daya tarik tersendiri tetapi BUKAN menjadi MAIN IDEA. Dan kakak tau, yg parahnya ff nc yg dibuat itu untuk idol2 mereka yg sesama jenis istilahnya yadong atau apalah itu. Nurutku, itu sama saja menjatuhkan image idol mereka masing-masing.

    Heran terkadang. Kita memang tak bisa menghalangi kreativitas dan imajinasi liar mereka ditambah dengan kemajuan teknologi yang makin hari makin maju tetapi setidaknya bagi yang membaca postingan kk ini bisa membuka pikiran mereka agar lebih berfikir untuk menggunakan imajinasi liar mereka.

    And last, soal edukasi. Sebagai writer, kita juga bisa menjadi guru yang dapat menciptakan karakter untuk generasi selanjutnya. so, jadilah writer yang mampu menciptakan karakter generasi maju dan berwawasan untuk bangsa dan jadilah reader yang mempunyai karakter yang bagus.

    Sekali lagi, terimakasih untuk postingan yg bermanfaat ini.

  141. Reblogged this on arinilee fanfiction and commented:
    Karena saat membuka fanfiction luar negeri dan Indonesia sangat berbeda pemikirannya . jadi, saya putuskan untuk tidak membuat FF NC . bukan hanya karena saya memang dibawah umur, tapi juga karena itu perbuatan yang tidak menyenangkan hati
    untuk yang mau baca tentang fanfiction NC, Mending baca post dibawah ini dulu .🙂

  142. Aku wanita dewasa dengan umur 23 tahun hahaha .. Jujur sih aku pernah baca ff dengan genre nc ataupun kekerasan dengan pembunuhan dan sebagainya .. Karena aku penikmat katakanlah ff itu (novel online) mungkin karena aku udh dewasa dan menjadikan bacaan itu hanya penghibur semata karena aku sangat menyukai baca entah itu komik, novel dan sekarang ada ff yg bisa kita baca secara cuma-cuma di internet, aku ngga pernah liat genrenya mau itu nc, family, horror, sad, kekerasan, pembunuhan, mysteri dsb yang gg bisa aku sebutin satu-satu. asalkan cara penyampaiannya, gaya bahasanya, ceritanya (itu paling penting) emang bagus buat di baca yaa aku baca. Malah bbrapa ff nc membekas di hati dengan jalan cerita yang menurut aku bagus, seru, dengan gaya bahasa dan penyampaiannya yg gg terlalu fulgar kaya kebanyakan nc yang aku yakini itu bocah yg bikin .. Ff nc yang sering aku baca itu lebih menonjolkan cerita dari ff tersebut bukan lebih dominan pada adegan sex nya, bukan nc yg full sex dari awal ampe akhir dan gg ada storynya sama sekali -__- bikin muak dengan gaya bahasa yg ngga banget dan aku yakin itu bocah yg bikin anak di bawah umur banget -__- miris -__-

    Aku juga prihatin bgt sama generasi muda jaman skrang –” ada yg keadaan dia lagi belajar disekolah sempet bgt bikin nc disela gurunya lagi menerangkan pelajaran -_- apa bgt kan ? Dan kenapa mereka bisa ? Aku ajh ngga ngerti yang begituan sama sekali –” jujur sih aku pengennya di hilangkan ajaa sueeerrrr -_- karna aku punya adik yah walaupun dia gg tau dunia perFFan tapi ketakutan pasti ada lah tiba-tiba dia di kasih link secara ngga sengaja sama temennya kan siapa yg tau .. Secara ff itu sudah merajalela -_- Mana dia lelaki -__-

    Jadi kalaupun negara kita mau berantas ff nc aku setujuuuuu T_T tapi jangan salahkan idol kpop khususnya super junior T_T karena mereka ngga tahu apa apa serius hahaha lucu ajh gitu kalau mereka ikut disalahkan -_- huft

  143. Ah yaaa dan menurutku bukan hanya ff nc ajaa karena kalo kalian teliti banyak bgt tempat yang menyediakan bacaan bacaan dewasa seperti itu dengan tokoh dan karakter yang mereka pakai itu bukan tokoh kpop melainkan karakter asli imajinasi si pembuatnya .. dan menurut aku lepas dari ff nc yg kaya begini itu udh banyak loohhh ternyataaa .. Aku tahu bukan karena aku pernah baca loh yah suer deminya hahaha karna ini pengalaman aku saat aku memergoki beberapa kali komputer kantor aku yang kemarin di pakai kawan sebelah pas aku cek historynya duh banyak banget cerita dewasa yg udah dia bacaa dengan judul yang lebih mengerikan dan fulgar dari judul judul ff nc yang udh berseliweran dimana-mana T_T aku ajh melotot melotot baca judulnya dan itu baru judulnya loh bagaimana dengan isi ceritanya ? Oh men -___-

  144. Jujur aku masih kecil,dan aku ngerti sangat sangat sangat sama apa yang kakak maksud di atas.Kebetulan,aku emang bercita cita jadi penulis dan mengagumi dunia kpop juga,dan baca ff udah menjadi kebiasaan aku.Tentang apa yang kaka tulis,aku sendiri setuju sama kakak.Aku emangsadar kalo rating dr ff yg aku baca menunjukan aku ga boleh baca ff tersebut.But,aku jujur kalau membaca ff ity meningkatkan motivasi aku dalam menulis.Pernah aku baca ff dengab rating yang ga sesuai sama adegan,dan kali ini aku jujur kalo aku sendiri ngerasa pas baca ‘i dont care’ yang aku butuh cuma motivasi,bukan imajinasi untuk membayangkan apa yang terjadi.Dan aku akui kalau dengab umur aku yang terlalu kecil untuk ngomong kaya gini bisa tau kaya gini karna juga pengetahuan yg aku dapat.da sekarang setelah kakak tulis artikel ini aku jd ngerasa prihatin sama generasi aku yg skrng,dan aku juga sebenernya udh enek baca ff kaya gitu.Semoga tulisan kakak nyadarin auhor author diluar sana untuk lebih berhati hati kalo memposting ff:)

  145. halo, Kak Dista🙂
    sebenernya aku udah lama baca postingan ini, cuma baru sekarang aku bener-bener kepikiran mau reblog postingan bermanfaat ini agar bisa dibaca juga sama pengunjung blog aku; sekalian juga, sepertinya banyak pengunjung aku yg masih adik di bawah umur, jadinya postingan ini pasti akan bermanfaat sekali utk mereka.
    aku izin reblog ya kak😉
    makasih😀

  146. Seriously agree with this post. Suka bingung sama fanfic yg ada adegan ranjangnya tapi ga di protect. Dengan cuman nyantumin ‘NC17’ ato sgala macem menurutku pribadi ga begitu efektif. Udah jadi tradisi sama reader yang nganggep umurnya udah cukup buat menerima adegan itu, dan nyuekin warningnya bgtu aja meskipun udh dikutip,bold,underline,kasih warna merah sgala macem. Malah justru ada author’s note yg nambahin ttg adegan yg ga seronoh buat dibaca. Ato kadang klo diprotect syaratnya comment minimal brp chapter, so what the function you lock that ff? Smua org bisa comment. Sbenernya aku seneng sma author yang ngepublishnya dua kali. Satu, bedscene nya di skip dn yg satu bedscene nya ada tpi di protect. Jujur, adegan ranjang gtu emang kadang dibutuhkan dlm suatu cerita jdi readernya mendalami fanfic tsb. Cuman aku mala heran dengan sebagian besar author yang menggambarkan adegan ranjang seolah dia pernah ngelakuin itu sndiri, biasnya yang banyak dialog dalam adegan ranjang. Kenapa klo emg harus wajib nampilin adegan ranjang ga make kata yg lebih halus dan make sudut pandang orang ketiga. Jadi feel romance nya lebih dapet dgn ga di jabarin scr detail. Tapi klo emg yg plg aman di protect dgn syarat umur mencukupi

  147. setuju banget sma post ini, miris banget ngeliat postan gambar diatas pkiran anak2 diindonesia trutama yg dibwah umur uda dikotorin sbelum waktunya mereka tau apa arti dri semua tlisan yg mereka baca atau bahkan mereka buat sendiri alhasil emng mereka cma bisa ngayal terus memprektekannya tnpa pikir panjang

  148. habis baca about fanfiction, lanjut di site ini. dan setelah selesai baca, aku sadar kalau secara gak langsung komenku di site about fanfiction terjawab disini. jadi mungkin ini alasan kak dista dan penulis2 profesional lain kenapa gak terlalu suka sama fanfiction.
    bener banget kalau ff NC itu gak seharusnya di konsumsi anak-anak. bahakn gak hanya ff aja, mv, lagu, film, drama, komik, yang dirated M atau NC harus mendapat perhatian serius dari berbagai pihak agar tidak dikuonsumsi anak2. tapi sayang, sekali lagi dunia hiburan termasuk dunia fanfiction seperti mengabaikan tanggung jawab terhadap pendidkan moral anak karena bukan rahasia lagi kalau dunia hiburan itu tujuannya hanyalah mencari keuntungan yang besar dari jumlah penontonnya tau pembacanya.

  149. Waaahh gag nyangka ada author note sprti yg di capsture ke 2,,bner2 keliatan klo masi ababil deehh..
    Aku sbnernya baru jdi penikmat ff tp non NC gegara googling sinop drakor dn muncullah judul yg salah satu personel BB n GB korea kisseu. Tentunya aku penasaran doong emang bner klo mreka ada hub?? Kok di media online adem ayem aja,,dn setelahnya di buka bru ngeh klo ini semacam cerpen *waktu itu blm tau klo nmnya FF* dn krna aku gag terlalu suka sm BB n GB korea jdi aku tinggal dn lanjut search drakor lagi,,eehhh masi aja ada sepenggal cerita aneh yg muncul, dn dri situlah aku tau ada cerita ttg GB n BB korea dg rate PG17,NC21,Yadong dll *gag mudeng apa itu NC n yadong* serta koment yg ribuan karena penasarannya aku mulai baca deeh tu cerita yg pastinya bikin mual karena ada adegan ranjang yg di jabarin dg detail secara aku uda cukup umur dn bs di bilang uda tante2 juga dn cukup kaget stlh tau sang penulis seumuran dg ponakan aku yg mau masuk seniorhigh dn dy berjnis kelamin perempuan pula anehnya alur cerita plot diksi dll itu rapi dn gag berantakan aku aja smpet terkecoh krna sprti novel dewasa dn tentunya penulis jg sdh dewasa tapi oohh tapi bner2 bkin tercengang..
    Mudah2an postingan inii di baca para author yg mmg suka nulis ff dn nuangin imajinasi liarnya di wp pribadi bisa nyaring readersnya dn klo bs penggembokan mmg satu2nya cara efektif klo bs sertain scan ktp lewt email saat mnta passwordnya,,hahahaaa..

  150. jujur aku pernah baca yg begituan..
    tapi itu dulu karna sekarang aku udah sadar..
    miris banget.. apalagi yang bikinnya masih smp.. emang sih memprihantinkan.. banget malah,, tapi ya semoga aja mereka cepet sadar kalaau yang mereka tulis dan baca yg NC itu ga baik…
    berharap yang terbaik aja🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s