About Singapore Trip (some tips and directions)

Cityscape from the Event Plaza – Marina Bay Sands

Singapore might be one of my favorite countries in the world, yeah, setidaknya negara ini termasuk dalam daftar tempat di mana aku ingin menghabiskan masa tuaku atau mungkin suatu saat nanti ketika sudah bosan dengan hiruk pikuknya suasana Indonesia, umm.. setelah kota London. Pada dasarnya aku suka suasana yang tertib, dan di Asia Tenggara, negara yang paling dekat dengan suasana ini adalah Singapura, karena itulah aku menyukainya.

What I like about Singapore is, .. well, almost everything. Dari sejak pertama kali datang, suasana di Changi Airport, kebersihan kotanya, suasananya, dan apa apa saja yang mereka tawarkan di sana. Yang nggak aku suka, kurs mata uangnya yang lebih besar dari rupiah (of course), juga sistem mega kapitalismenya yang membuat harga-harga di sana jadi relatif lebih mahal, lalu beberapa orang yang tidak begitu ramah (since I am Indonesian), dan aksen bahasa Inggris mereka yang bercampur dengan dialek Cina or whatever got me lost in translation!😄

Anyway, post kali ini aku hanya ingin berbagai beberapa hal yang mungkin sangat trivial, tapi bisa jadi sangat dibutuhkan bagi para pelancong perdana ke negara ini. Beberapa tempat yang perlu kalian kunjungi, dan juga tips lainnya, so just check this out.

IMIGRASI

Ketika pertama kali berangkat dari Indonesia *dari manapun itu*, yang perlu kalian siapkan untuk memasuki negara Singapura hanyalah paspor dan dolar Singapura (ya iyalah). Nggak usah khawatir dengan visa, sesuai dengan kebijakan pemerintah *aku nggak paham sejak kapan* kita nggak perlu membayar visa untuk mengunjungi negara-negara di kawasan ASEAN, dan juga sejak tahun 2011 pemerintah juga sudah menghapus sistem pembayaran fiskal jadi nggak perlu lagi menyiapkan kopian NPWP atau akte dan surat keluarga untuk kepengurusan imigrasi di Indonesia.

Saat check in penerbangan, petugas konter akan memberi kalian arrival card Singapura, nggak perlu buru-buru diisi (tapi wajib tetap harus) karena kartu itu akan diperika oleh imigrasi di Singapura. Isinya hanya informasi pribadi sesuai dengan paspor, nomor penerbangan, embarkasi sebelum ke Singapura (ini dijawab dengan bandara tempat kalian take off), dan juga embarkasi setelah Singapura (kalau kalian hanya transit di sana dan berniat untuk pergi ke negara lain setelahnya), alamat selama tinggal di Singapura, lama tinggal, apakah kalian pernah berkunjung ke Afrika sebelumnya, lalu apakah kalian pernah memakai paspor lain dengan nama yang berbeda untuk masuk ke singapura, dan juga lainnya. Jawablah dengan jujur, dan santai saja .. a card won’t bite.😄

Ketika masuk imigrasi Singapura, selain paspor, arrival card akan diperiksa. Dua bar pertama akan mereka ambil, dan meninggalkan bar ketiga. Simpan bar terakhir, jangan sampai hilang karena itu akan mereka ambil saat kalian meninggalkan Singapura.

Arrival Terminal 1

TRANSPORTASI KE KOTA

Ada tiga macam transportasi yang bisa kalian gunakan dari bandara Changi untuk menuju ke kota. Taksi (pick up point ada di setiap terminal kedatangan), bus (di basement tiap terminal) dan MRT (di MRT concourse terminal 2).

Tarif taksi di sana memang agak mahal, untuk ke daerat East Coast road bisa habis sekitar 15 dolar, jadi bagi yang ingin hemat aku lebih menyarankan naik bus atau MRT lebih mudahnya.

Dari bandara kalian bisa naik bus nomor 36 dari basement bandara (sekali lagi ikutin aja petunjuknya, nggak perlu takut nyasar karena petunjuk di sana lengkap pake banget!) mulai dari jam 6 pagi sampai jam 11 malam, ya, cuma ada satu nomor ini aja di sana dan tujuannya berakhir di Tomlinson Road. Untuk rute detailnya silakan liat di sini.

Sementara untuk naik MRT, dari terminal kedatangan kamu hanya perlu naik skytrain ke terminal 2 dan ikuti papan petunjuk bertuliskan MRT aja. Tarif ke kota rangenya sekitar 0.98 – 2.50 dolar, kalau kalian pengguna single ticket (yang berwarna hijau dan bisa kalian beli melalui GTM – mesin penjual tiket) harganya ditambah 1 dolar, yang akan direfund setelah kalian mengembalikan tiketnya kembali ke dalam mesin. Kalau kalian traveler yang hanya tinggal selama 1-3 hari dengan intensitas bepergian yang padat, aku menyarankan untuk memakai Tourist Pass.

Tourist Pass

Single ticket machine

Tourist Pass ini semacam transportation smart card yang bisa digunakan untuk bus, MRT dan LRT ke manapun dan kapanpun kalian pergi tanpa ada tambahan biaya lagi. Harganya beragam, 1 day pass dihargai 20 dolar, 2 days pass 25 dolar dan 3 day pass dihargai 30 dolar (10 dolar akan direfund saat kalian mengembalikan kartu sebelum waktu expiry yang mereka tentukan, biasanya 2 hari setelah masa berlaku kartu habis). Tourist pass ini bisa dibeli di ticket office (di concourse, begitu kalian turun dari eskalator langsung putar balik ke kiri, konternya buka jam 12 siang terletak di pojok kanan hall), setelah beli kalian bisa jalan-jalan sekuatnya sampai bungkuk nggak masalah😄

Selain itu juga ada EZ Link, transportation smart card untuk para penduduk lokal di Singapura yang bisa di top-up kapanpun bila balancenya habis. Kita juga bisa pakai sih di sana kalau tingga; lebih dari tiga hari dengan intensitas bepergian yang nggak begitu padat, menghemat lebih banyak dolar dan nggak ada minusnya juga.

EZ Link

BUS dan MRT

Untuk para turis, pemerintah Singapura jugs menyediakan yang namanya ‘City Pass’. Kalau tourist pass di atas tadi hanya untuk smart card transportasi ke seluruh negeri kecuali taksi, ini adalah layanan yang memudahkan para turis untuk mengunjungi seluruh area turisme dan atraksi yang negara itu sediakan dengan hanya satu kartu aja, termasuk city tour dengan bus double-decker, Universal Studios, Singapore Zoo, Singapore River, Singapore Flyer dan Sentosa Trips & attractions. Harganya beragam untuk anak-anak dan dewasa (1-3 hari) dari 54 – 140 dolar, informasi lebih lanjut bisa dilihat di sini. Enaknya dengan memakai fasilitas ini adalah kalian mendapatkan penawaran harga yang lebih murah hingga 50% dari harga normal tanpa city pass, nggak enaknya adalah bepergian kalian jadi nggak fleksibel karena dikejar waktu dan nggak semua atraksi bisa dinikmati dalam tiga hari karena buru-buru (pengen datengin semua tempat biar nggak sayang).

bus route map

Layanan pengguna bus di Singapura bisa dibilang cukup bagus, memang masih ada beberapa jalur yang memakai bus lama (tapi semua berAC dan dalam kondisi baik), tapi kemarin sudah cukup banyak armadanya yang diganti baru dengan fasilitas mempermudah para orang cacat untuk tetap bisa naik bus dan juga space yang cukup lebar untuk mereka. Ada ratusan jalur melayani para penumpang untuk bepergian ke seluruh penjuru pelosok Singapura (ada kali 800an) dan tersebar di berbagai bus interchange (terminal bus sekaligus MRT), dan nggak semua bus ngumpul di satu tempat jadi sebelumnya kalian harus tau ke mana mau pergi untuk melihat rutenya. Untuk merencanakan jalan-jalan kalian dengan bus dan mendapatkan nomor rutenya kalian bisa klik di sini.

Rute bus ditulis lengkap dalam daftar nomor bus yang tersedia di setiap halte dan juga terminal. Dulu ketika pertama kali ke Singapura aku paling nggak paham membaca rute bus karena tulisannya buaaanyaak banget, tapi jangan takut, sebenarnya nggak sengeri itu juga, karena ternyata membaca rute bus sama sekali nggak sulit selama tau arah tujuan kita ke mana.

*tips untuk naik bus: tentukan dulu ke mana kalian pergi karena nggak semua rute bus berhenti di satu halte atau bus interchange, kenali daerah sekitarnya dan di mana kalian akan turun, karena kalau nggak resikonya bisa kebablasan atau malah nyasar. Daftar rute bus bisa dilihat di sini.

 

Untuk saat ini, ada 4 jalur yang melayani penumpang MRT di Singapura. North South (red) Line, Circle (yellow) Line, North East (purple) Line, dan East West (green) Line; 3 jalur LRT (yang menghubungkan ke daerah residental sekitar) di Sengkang, punggol dan Bukit Panjang dengan 8 line interchange. Bepergian dengan MRT lebih nyaman karena lebih cepat, tapi sayangnya stasiun nggak berada sampai ke pelosok dan karena sebagian besar jalurnya di bawah tanah kita nggak bisa menikmati pemandangan sekitar bila kita naik bus. Satu hal yang aku pelajari dari MRT adalah dia nggak akan bikin kita tersesat, jadi kalau-kalau kamu nyasar di suatu tempat cari aja stasiun MRT terdekat, dengan begitu kamu akan kembali atau langsung pergi ke tempat yang kamu tuju. *hati senang dan riang*

PENGINAPAN

Bagi yang nggak punya saudara atau teman di Singapura memang harus menyiapkan budget lebih banyak untuk penginepan. Banyak orang yang nggak tau ini, tetapi sebenarnya cukup banyak hostel yang hemat biaya ditawarkan di banyak tempat di pelosok Singapura. Harganya berkisar dari 10-20 dolar, tergantung fasilitas yang kamu inginkan. Sejak sepupuku pindah ke Indonesia aku mulai nginap di hostel, namanya Fernloft yang memiliki cabang di East Coast, Chinatown dan Little India. Enaknya Fernloft ini karena mereka sedikit dari banyak hostel yang menawarkan fasilitas Female Dorm dengan harga sekitar 12 dolar per malam, pastinya untuk para wanita yang berkerudung dan juga yang tidak nyaman bila tidur bercampur dengan para pria bule akan sangat senang dengan fasilitas seperti ini.

Kamu memang harus pintar-pintar mencari hostel, namanya juga barang murah, fasilitasnya pasti ada plus minusnya. Yang perlu kamu perhatikan ketika hendak memesan kamar hostel adalah di mana letaknya (lebih baik bila dekat stasiun MRT dan di pinggir jalan, akses ke kota dan juga makanan halal untuk traveler muslim), fasilitas yang mereka tawarkan (sebagian besar sudah berAC dengan air hangat dan wifi, tapi lebih baik kalau ada private room dan female dorm untuk para traveler perempuan) dan harganya. Beberapa daerah seperti di Bugis punya banyak hostel murah, tapi jarang punya female dorm, meski begitu tempatnya dekat dengan kampung Arab di mana berjejeran makanan halal yang super lezat dan juga Masjid Sultan. Aku nggak menyarankan kalian tinggal di seputaran daerah Little India, karena menurut beberapa teman yang pernah menginap di sana bilang kebanyakan hostelnya kotor dan kumuh, jadi cari aja tempat lain. Untuk browsing dan booking hostel murah kalian bisa log on hostelworld.

CITY TOUR

MARINA BAY

Marina Bay adalah pusat ibukota negara, di sana terletak patung singa yang terkenal itu, Merlion. Juga beberapa landmark terkenal dari Esplanade, Marina Bay Sands, Singapore Flyer, the Fullerton Hotel, Singapore river hingga pemandangna cityscape yang indah luar biasa.

 Banyak tempat yang bisa dikunjungi di sana. Kalau aku biasanya memulai dari jalan menyusuri Singapore River begitu keluar dari stasiun MRT Raffles Place (Green / Red Line) keluar di pintu G, lewat Maybank Tower, hotel Fullerton lalu nyeberang di One Fullerton ke Merlion Park. Dari sana menyeberang jembatan ke Esplanade dan kembali menyusuri promenade dan jalan ke Singapore Flyer bila berniat naik bola raksasa itu. Atau kalau nggak mulainya dari Clark Quay menyusuri taman dan sepanjang area dengan banyak sekali patung-patung hiasan dan pemandangan kota lama, museum seni sampai ke Marina Square dan ke Esplanade.

Fullerton hotel sideway

Jangan lewatkan pertunjukkan Laser Show di Marina Bay Sands tiap hari pukul 8 dan setengah 10 malam. Laser show ini seperti semacam pertunjukkan air mancur yang menjadi layar LCD video tentang indahnya kekeluargaan (multirace jadi kebanggan mereka sebagai nagara dengan 4 ras yang tinggal bersama —> Melayu, Cina, India dan Kaukasian). Kalau mau nonton naik MRT kalian bisa turun di Bayfront Station (circle line) di basement Marina Bay Sands, keluar lewat pintu D dan naik ke bay level untuk pergi ke Event Plaza, pertunjukkannya di sana.

BUGIS

Pernah dengar Bugis Street yang terkenal itu kan? Ini adalah semacam pasar turis dengan harga yang sangat murah, dari souvenir hingga pakaian (apapun yang kalian cari ada di sana). Dari stasiun MRT Bugis kalian ikutin papan yang keluar di Bugis Junction (keluar dari card tapped machine) belok kanan, Bugis Street tepat di seberang jalan junction ini. Dan seperti layaknya pasar lainnya, tempat itu suuuuangat ramai, yah, siapa lagi kalau bukan orang Indonesia yang terkenal suka shopping.😄

Kampung Glam

Tempat lain yang bisa kalian kunjungi di sini adalah Arab Street di mana terletak kampung Arab, masjib Sultan yang terkenal, beberapa museum kecil dan Kampung Glam, food street yang menyanyikan aneka makanan Melayu, Turki, Maroko sampai bistro Italia dengan harga murah, dan semua halal. Cari souvenir di sini juga nggak kalah murah, .. kalau aku sendiri, ini adalah tempat nongkrong favoritku karena jenis makanan yang tersedia, hehehe…

ORCHARD ROAD

Orchard Road ini sangat terkenal karena merupakan pusat perbelanjaan papan atas di Singapura. Konon stasiun MRTnya adalah satu-satunya stasiun yang pintu keluarnya semua adalah mall. Di sini kalian bisa menemukan mall-mall besar seperti Paragon, ION, Nge Ann City, dan masih banyak lainnya dengan berbagai merek fashion ternama berjejeran, tinggal pilih. Untuk ke sana bisa turun di Orchard MRT Station (red line) atau beberapa halte bus Orchard.

SENTOSA ISLAND

Pulau Sentosa adalah area turis terbesar di Singapura, karena menyajikan atraksi yang asik dan nggak boleh dilewatkan. Orang-orang bilang sih mirip dengan Genting di Malaysia, tapi aku nggak bisa menjamin keakuratannya karena aku sendiri juga belum pernah ke Genting. Di sini kamu akan menemukan Universal Studios; Imbiah Lookout di mana atraksi penuh petualangan berkumpul di sini, termasuk pantai Siloso, pertunjukkan Song of the Sea, dan juga 4D theater; juga area hotel dan penginapan juga lapangan golf.

Menuju ke pulau Sentosa, kamu bisa naik Sentosa Express yang terminalnya terletak di lantai 3 Vivo City (di stasiun MRT Harbourfront). Harga tiketnya 2,5 dolar dengan rute 3 pemberhentian.

Ke Universal Studios kamu turun di pemberhentian pertama Waterfront Gate. Tiketnya seharga 68 & 74 dolar dibedakan saat puncak musim liburan dan hari libur. Banyak yang menarik di dalam USS, dari atraksinya rollercoaster galactica yang luar biasa mengerikan itu (buat aku sih, dua kali ke sana masih belum berani nyobain), Transformer Rides (di wajib dicoba); lalu ada Street Performance semacam the Rockafellas Dancer, hingga berbagai Stage Shows yang keren mantabbbs!!

USS map

*tips selama di USS: di sana kamu akan dapat satu map, dan daftar pertunjukkan stage show, street performance dan characters meeting. Perhatian tiap jadwalnya dan tandai waktunya supaya kamu bisa menyesuaikan kapan saatnya nonton performance dan juga mencoba atraksi-atraksi yang ada. It’s fun!😄

——–

Singapore adalah salah satu dari 10 negara termahal di dunia, tapi tetap menarik untuk dikunjungi. Banyak orang yang mengira berlibur keluar negeri akan sangat mahal, tapi nggak juga kok, selama kamu update dengan kurs mata uang dan pintar cari promo tiket.

Air Asia sering sekali menawarkan tiket murah untuk banyak rute mereka, jadi aku sarankan untuk subscribe informasi tiket dari mereka supaya bisa update dengan promo-promo terbaru yang mereka keluarkan. Jadi mulai sekarang buat paspor geh, nggak pergi kemana-mana nggak masalah, tapi selama kalian punya paspor, kesempatan bepergian akan lebih besar tanpa pusing ribet ngurus ini dan itu.

Happy travelling!

xoxo.

—————–

image credit: personal collection | the owner from various sources
video credit: capellazone@youtube

3 comments

  1. minta oleh-olehnya dong~ >w<

    tahun lalu juga saya juga diajak keluarga ke singapura, tapi ternyata papa saya malah minta ke malaysia aja.. alasannya karena di singapura semuanya ber-bahasa inggris, jadi papa saya takut entar kebingungan di jalan..-___-

    luar negri itu memang beda ya dengan negri kita.. :') di malaysia sana saya sempat kepikiran kalau pengen tinggal di situ gara-gara bersih, damai, beda banget sama di sini.. tapi sebagus-bagusnya negri orang, tetap yang paling enak memang negri sendiri. :')

    1. banyak orang singapura bisa bahasa Indonesia kok (I mean Melayu) terutama ketika ngobrol sama orang Indonesia, dan kalau kebingungan di jalan .. enaknya adalah di sana yang namanya peta dan petunjuk jalan sangat lengkap, jadi kita bisa ditinggal mandiri, hehe..
      Dan dibanding Malaysia, Singapura masih jauh lebih bersih dan damai. Seenggaknya di Singapura saya nggak pernah mikirin bakal dicopet dan masih bebas ninggalin barang di sembarang tempat tanpa takut diambil orang, haha ..
      dont mean to be biased, the only thing I love about Indonesia is our food😄

  2. Annyeong ^^
    Jaaahh jadi ngebet pengen nerusin kuliah s2 di singapure *jaahh mulai kuliah aja masih lama*
    aku terobsesi yg berbau bau steril dan bersih tapi aku gak yakin buat nerusin di sana kayanya ribet yaah apalagi sendiri dan awam ke sana, gampang gak sih hidup disana?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s