About Big Bang #AliveTourINA Online Ticket Sales .. o_o

Banyak sekali sebenarnya yang ingin aku katakan tentang penjualan tiket online ini. Dan tulisan ini hanyalah pendapat dari sudut pandangku, karena aku juga salah satu yang “membongkar” jaringan internet hari itu untuk berperang mendapatkan satu lembar tiketnya.

Tidak lama setelah pengumuman resmi YG Entertainment tentang konfirmasi konser Big Bang di Indonesia tanggal 13 Oktober mendatang, Big Daddy, sebuah promotor papan atas yang sebelumnya pernah mendatangkan artis-artis besar luar negeri, dan juga hampir mendatangkan Lady Gaga beberapa minggu lalu tiba-tiba mengumumkan sebuah  berita mengejutkan yang sangat mendadak “buat tipe orang macam aku yang hanya menyimpan sedikit urang di tabungan” tanggal 7 Juni, bahwa mereka akan mulai membuka pemesanan tiket dua hari kemudian.

Kebayang donk gimana ributnya aku hari itu, terutama setelah rencana matang bersama teman satu dorm Kiky dan Anggi yang berniat nonton bareng, kami langsung memindahkan uang lah dari tabungan masing-masing ke dalam BCAku supaya gampang bila harus mengurus pembayaran. Karena konon sistem penjualan akan dibuka secara online, aku cukup santai karena itu berarti pembayaran bisa aku urus pakai ibanking andalanku, hingga hari peperangan itu dimulai. Saat itu aku nggak bisa duduk di depan komputer karena sedang mobile di Surabaya, Kiky yang ngurus semuanya sementara aku tersambung lewat telpon untuk nungguin dia pesen langsung.

Fakta bahwa puluhan ribu orang yang membanjiri myticket dan tiket.com itu memang benar adanya, seperti yang dituturkan oleh BigDaddyId, promotor yang mendatangkan Big Bang, dalam akun twitternya. Dan aku merasa kali ini BigDaddy bisa dikatakan sedikit arogan bila melihat situasi dan kericuhan yang terjadi di depan komputer ribuan orang.

Yang pertama, sebelum penjualan tiket online dibuka, dari twitternya BigDaddy sudah menjamin kalau server situs mereka “boleh dicoba” bila nanti banyak orang yang berusaha untuk mendapatkan tiket secara online. Beberapa menit kemudian, ketika portal akhirnya dibuka, ternyata banyak sekali orang yang nggak bisa masuk untuk menyelesaikan pemesanannya. Beberapa temanku yang juga berusaha untuk pesan tiket selalu mendapat pesan yang sama “Bad Gateway”, dan ketika akhirnya mereka bisa pesan, untuk masuk ke page pembayaran susahnya bukan main hanya untuk pada akhirnya dikembalikan ke halaman pertama, di mana tertulis semua tiket “SOLD OUT”. Apanya yang ‘boleh dicoba’?

Lucunya adalah akun myticketID kemudian menulis pesan di twitternya, sebuah ekspresi syok yang mengungkapkan bahwa “animo penggemar Big Bang yang mencoba untuk mendapatkan tiket konser ini jauh lebih besar dibanding saat Lady Gaga kemarin”, ditambah lagi BigDaddy yang kemudian ikut menulis di twitternya bahwa “48000 orang masuk ke dalam myticket dalam satu menit, kalau tiap orang berniat beli dua tiket .. apakah peminat konser Big Bang sebanyak itu??”

Saat baca tweet itu terus terang aku nggak tau harus bereaksi seperti apa, mungkin sama seperti kebanyakan VIP di luar sana kita menanyakan kenapa venue konser Big bang ditaruh di Mata Elang International Stadium dan bukannya Gelora Bung Karno seperti Lady Gaga kemarin. Dan aku memang bisa mengerti pertimbangan mereka, Big Bang belum pernah sama sekali berpromosi di Indonesia atau banyak negara di Asia Tenggara lainnya kecuali di Singapura dan Filiphina, jadi nggak heran kalau BigDaddy tidak ingin ambil resiko dengan menyiapkan terlalu banyak tiket yang nantinya ‘mungkin’ nggak akan terjual. But see, ternyata animonya membludak luar biasa.

Hari itu penjualan dibuka mulai pukul 10 tanggal 9 Juni, karena server yang down akhirnya sempat ditutup beberapa jam dan dibuka jam 1 siang (yang juga langsung ludes dalam beberapa menit). BigDaddy merencanakan adanya penjualan offline ticketbox di beberapa kota yang pada akhirnya tidak jadi dibuka karena seluruh tiket sudah terjual habis di hari pertama. Hanya saja aku nggak tau bagaimana sistemnya, tanggal 10 Juni penjualan tiket dibuka lagi pukul 11 pagi di myticket.com untuk para pemegang credit card. Mereka bahkan membuka tawaran pembelian 10 tiket gratis 2, yang akhirnya banyak diborong calo yang langsung menjualnya dengan harga gila-gilaan di beberapa situs komunitas online. (ini nih nggak enaknya ><)

Pengguna credit card dan network internet super cepat memang yang paling diuntungkan dalam peperangan kemarin. Bagaimana tidak? ini sebenarnya mengingatkan aku sama banyak portal penjualan tiket online di negara lain yang diserbu ribuan orang ketika akan ada konser yang diadakan. G-Market di Korea mungkin tidak perlu berurusan dengan server yang down karena dibanjiri pengunjung, para pemesan tiket hanya perlu berperang jari telunjuk untuk bisa mendapatkan tiket yang mereka inginkan karena network internet mereka sudah cepat luar biasa, .. nah di Indonesia? ketika aku berpikir Speedy adalah layanan internet paling cepat seantero daratan, ternyata masih kalah juga sala server lain .. ya mau gimana lagi kalau ternyata yang ngeburu tiket ini pastinya nggak cuma orang Indonesia aja, aku yakin fanbase Sasaeng Big Bang dari Korea dan sekitarnya itu pun ikut nimbrung buat perang tiket seperti jaman Super Junior kemarin, .. but wait, sekali lagi, sistem penjualan Suju dan Big Bang nggak bisa dibandingkan denk, sorry my bad.😄

Walaupun pada akhirnya aku dapat juga tiketnya, agak aneh juga tau bahwa ada beberapa perantara yang menjualkan tiket meski berita di mana-mana sudah tersebar bahwa tiket online sudah SOLD OUT. Inilah kurasa yang membeli tiket borongan 10 dapat gratis 2 itu. Perantaraku adalah seorang VIP juga kurasa, bernama Cassxandra. Stalkinghero, seorang fellow author di HC yang menyarankan aku untuk beli ke dia karena si Cassie ini menjual tiketnya dengan harga normal. Ketika aku ngecek twitternya ternyata dia masih punya tiket tiket standing B yang langsung kuambil, aku hanya dikasih waktu 10 menit untuk membayar tiketnya, .. langsunglah kemarin itu aku kelimpungan ke BCA buat bayar tiketnya, terutama karena klik BCAku nggak mendeteksi cabang bank Mandiri dia >.< .. karena aku butuh dua aku sempat minta dia untuk mencarikan 1 tiket lagi, yang ternyata langsung dia dapatkan nggak lama setelah aku membayar tiket pertama.

Well, berbagai sistem penjualan memang kadang suka absurd sih. Sebenarnya kebijakan maksimal 4 tiket itu udah yang paling pas, tanpa perlu ada kelonggaran beli massal dengan gratis tiket atau semacamnya. Menghindari calo, dan semua dapat. .. Banyak VIP yang masih belum mendapatkan tiket sampai saat ini, sangat disayangkan. Banyak di antara mereka yang juga mengharapkan konser hari kedua, tapi entahlah, aku nggak pernah mendengar YG punya kebijakan promosi semacam ini di luar Korea (sebuah strategi marketing yang menjadi feature terbesar SM Entertainment). Tapi memang untuk peperangan satu hari konser ini, dibutuhkan penggemar yang benar-benar serius untuk nonton – dan juga membayar, terutamanya. Mereka yang hanya niat dan bermanja-manja ‘sebenarnya pengen nonton tapi nggak ada duit’ memang harus berusaha ekstra untuk bisa nonton (nabung dari jauh hari kek, nggak usah manja), atau .. ya sudah, nggak usah menggalau di twitter. o_o

6 comments

  1. Agree…saya baru dapet tiketnya jam 6 sore pas adzan maghrib berkumandang tgl 9 juni,setelah sibuk nyari pinjeman CC..dan melalui blackberry..yang disayangkan juga big daddy setiap ditanya berapa jumlah tiket yg dijual aja gak pernah jawab…aigoooo..masa untuk jawaban yg seharusnya gampang dijawab ini susahnya minta ampun…
    Hehehe…sampe ketemu mbak 13 oktober🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s