Month: June 2012

About “Two Steps from Hell” – the Epic Music from Heaven!

Ketika sedang menonton adegan Harry mencari Hocrux di Serial Harry Potter and the Deathly Hollow, atau perjalanan kawanan Fellowship of the Ring menyeberangi dataran luas naik turun gunung bersalju dan tebal di trilogi Lord of the Ring, atau ketika nonton adegan super sedih di film Inception .. suka bertanya-tanya nggak sih musik apa yang saat itu menjadi background dan membuat suasana begitu terasa epiknya, bahagianya, dan sedihnya hingga berhasil membuat suasana jadi begitu luar biasa terasa real?

Atau yang paling sering aja, ketika nonton trailer sebuah film di Youtube, potongan-potongan adegan film ini selalu ditemani dengan alunan musik yang begitu elegan dan juga megah untuk menambah kesan bombastis meninggikan film yang ditawarkan. Kadang kita nggak pernah sadar, tapi salah satu unsur keberhasilan sebuah film ternyata juga dibantu oleh pemilihan music score yang menjadi tatanan background plot-plot yang ditampilkan.  (more…)

About Big Bang #AliveTourINA Online Ticket Sales .. o_o

Banyak sekali sebenarnya yang ingin aku katakan tentang penjualan tiket online ini. Dan tulisan ini hanyalah pendapat dari sudut pandangku, karena aku juga salah satu yang “membongkar” jaringan internet hari itu untuk berperang mendapatkan satu lembar tiketnya.

Tidak lama setelah pengumuman resmi YG Entertainment tentang konfirmasi konser Big Bang di Indonesia tanggal 13 Oktober mendatang, Big Daddy, sebuah promotor papan atas yang sebelumnya pernah mendatangkan artis-artis besar luar negeri, dan juga hampir mendatangkan Lady Gaga beberapa minggu lalu tiba-tiba mengumumkan sebuah  berita mengejutkan yang sangat mendadak “buat tipe orang macam aku yang hanya menyimpan sedikit urang di tabungan” tanggal 7 Juni, bahwa mereka akan mulai membuka pemesanan tiket dua hari kemudian. (more…)

About Supernova: Partikel – by Dee Lestari

Sepertinya sudah lama sekali aku nggak membaca novel sejak, .. wait, buku apa yang terakhir kali kubaca? XD

Anyway, ketika otak ini rasanya sudah mulai kosong dengan perbendaharaan kosa kata bahasa Indonesia baru yang baik dan benar, akhirnya kembalilah aku membaca sebuah buku berjudul Supernova – Partikel. Aku harus berterima kasih pada si Upil kali ini, minggu lalu .. atau beberapa hari yang lalu dia memang sempat cerita kalau baru aja beli buku ini, hanya saja nggak begitu aku hiraukan saat itu karena aku memang sedang tidak begitu tertarik. Tetapi kemarin, ketika sedang ngobrol nggak jelas, aku menemukan buku itu di atas tempat tidurnya ketika aku membaca halaman pertamanya dan langsung tertarik untuk membacanya.

Partikel ini sendiri adalah buku keempat dari serial Supernova setelah “Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh,” “Akar,” dan “Petir” yang sudah dipublish sejak bertahun-tahun yang lalu. Aku masih ingat pernah membaca buku pertama dan keduanya waktu masih SMA, melewatkan serial ketiga lalu membaca yang keempat ini. (more…)